Di suatu kampus ada seorang pemuda melakukan eksperimen tentang cahaya, kemudian tanpa disadari hasil eksperimenya masuk kedalam tubuhnya sehingga tanpa sadar dia sudah berubah DNA, dia akan berubah menjadi cahaya jika dia sangat marah. Dan dia bisa mengeluarkan cahaya sesuai yang dikehendaki sesuai pikiranya. Dan dia di sebut sebagai PRISER(pria laser).
Jumat, 30 Oktober 2009
Senin, 26 Oktober 2009
Alfian, Sempatkan Untuk Mendengar!
--------------------------------------------------------------------------
** Asian Brain Newsletter - Think & Succeed! **
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
"Teman... Mendengarlah dengan sabar, maka
kita akan menemukan banyak hikmah dari
yang disampaikan orang lain kepada kita"
Dear Alfian,
Hari ini saya ingin menyuguhkan sebuah
artikel yg berhubungan dengan 'seni mendengar'.
Saya yakin Alfian akan menyukainya! :-)
Ok, selamat membaca! Semoga bermanfaat...
Salam hangat selalu!
Dari temanmu,
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
---------------------
Main Article :
---------------------
Sempatkan Untuk Mendengar!
Ditulis oleh: Anne Ahira
Alfian,
Banyak orang bisa 'berkata', namun
sedikit yang mau 'mendengar'.
Padahal jika kita mau kembali ke hukum
alam, seharusnya kita harus lebih
banyak mendengar daripada bicara.
Bukankah Tuhan memberi kita dua
telinga dan hanya satu mulut? :-)
Begitupun jika kita saksikan pada bayi
yang baru lahir. Indra pendengaran
lebih dulu berfungsi daripada yang
lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih
susah daripada berbicara?
Meski secara kasat mata mendengar
adalah hal yang gampang, namun nyatanya
banyak orang yang lebih suka
didengarkan daripada mendengarkan.
Mendengarkan merupakan bagian esensi
yang menentukan komunikasi efektif.
Tanpa kemampuan mendengar yang bagus,
biasanya akan muncul banyak masalah.
Yang sering terjadi, kita merasa bahwa
kitalah yang paling benar. Kita tidak
tertarik untuk mendengarkan opini yang
berbeda dan hanya tergantung pada cara
kita.
Selalu merasa benar, paling kompeten,
dan tidak pernah melakukan kesalahan.
Duh... malaikat kali! :-)
Jika kita selalu merasa bahwa diri kita
benar, dan cara kitalah yang paling
tepat, itu berarti kita tidak pernah
mendengarkan.
Ide dan opini kita sangat sukar untuk
diubah jika fakta tidak mendukung
keyakinan kita. Bahkan kalau ada fakta
pun kita mungkin hanya akan sekedar
meliriknya saja.
Mungkin saat ini kita nyaman dengan
cara kita, tapi untuk jangka waktu yg
panjang, orang-orang akan menolak dan
membenci kita.
Jika kita mau mulai mendengarkan
orang lain, maka suatu saat kita akan
menyadari kesalahan kita. Jawaban
untuk mengatasi sifat ini adalah
mengasah skill mendengar aktif.
Mendengar tidak selalu dengan tutup
mulut, tapi juga melibatkan partisipasi
aktif kita. Mendengar yang baik bukan
berharap datangnya giliran berbicara.
Mendengar adalah komitmen untuk
memahami pembicaraan dan perasaan lawan
bicara kita. Ini juga sebagai bentuk
penghargaan bahwa apa yang orang lain
bicarakan adalah bermanfaat untuk kita.
Pada saat yang sama kita juga bisa
mengambil manfaat yang maksimal dari
pembicaraan tersebut.
Seni mendengar dapat membangun sebuah
relationship. Jika kita melakukannya
dengan baik, orang-orang akan tertarik
dengan kita dan interaksi kita akan
semakin harmonis.
Berikut teknik mudah yang dapat
dipraktekkan oleh Alfian dengan sangat
wajar untuk menjadi seorang pendengar
yang baik :
1. Peliharalah kontak mata dengan baik.
Ini menunjukkan kepada lawan bicara
tentang keterbukaan dan kesungguhan
kita
2. Condongkan tubuh ke depan.
Ini menunjukkan ketertarikan kita
pada topik pembicaraan. Cara ini
juga akan mengingatkan kita untuk
memiliki sudat pandang yang lain,
yaitu tidak hanya fokus pada diri
kita.
3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang
butuh klarifikasi atau ada informasi
baru yang perlu kita selidiki dari
lawan bicara kita.
4. Buat selingan pembicaraan yang
menarik. Hal ini bisa membuat
percakapan lebih hidup dan tidak
monoton.
5. Cuplik atau ulang beberapa kata
yang diucapkan oleh lawan bicara kita.
Ini menunjukkan bahwa kita memang
mendengarkan dengan baik hingga hapal
beberapa cuplikan kata.
6. Buatlah komitmen untuk memahami
apa yang ia katakan, meskipun kita tidak
suka atau marah. Dari sini kita akan
mengetahui nilai-nilai yang diterapkan
lawan bicara kita, yang mungkin berbeda
dengan nilai yang kita terapkan.
Dengan berusaha untuk memahami, bisa
jadi kita akan menemukan sudut pandang,
wawasan, persepsi atau kesadaran baru,
yang tidak terpikirkan oleh kita
sebelumnya.
Seorang pendengar yang baik sebenarnya
hampir sama menariknya dengan pembicara
yang baik. Jika kita selalu pada pola
yang benar untuk jangka waktu tertentu,
maka suatu saat kita akan merasakan
manfaatnya.
Prosesnya mungkin akan terasa lama dan
menjemukan, tapi lama-kelamaan akan
terasa berharganya upaya yang telah
kita lakukan. Kita akan merasa lebih
baik atas diri kita, hubungan kita,
teman-teman kita, anak-anak kita,
maupun pekerjaan.
Kesimpulan: Jadilah pendengar yang
baik, karena sifat ini bisa menjadi
kunci untuk mengembangkan pikiran
yang positif, dan merupakan salah satu
tangga Alfian untuk mencapai kesuksesan! :-)
Minggu depan saya akan mengirimkan
artikel tentang "Tips Bagaimana
Menciptakan Perubahan"
So, cek selalu emailnya, dan tunggu
tulisan dari saya berikutnya! :-)
************** RESOURCE BOX ********************
Asian Brain Newsletter - Think & Succeed!
Kontribusi Anne Ahira & PT. Asian Brain untuk menggali
dan melejitkan potensi masyarakat Indonesia!
Jika tulisan-tulisan Ahira dirasakan bermanfaat
oleh Alfian, tolong sebarkan alamat situs ini:
=> http://www.AsianBrainNewsletter.com
Asian Brain - Untuk INDONESIA
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LEzMnAwsTA==
** Asian Brain Newsletter - Think & Succeed! **
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
"Teman... Mendengarlah dengan sabar, maka
kita akan menemukan banyak hikmah dari
yang disampaikan orang lain kepada kita"
Dear Alfian,
Hari ini saya ingin menyuguhkan sebuah
artikel yg berhubungan dengan 'seni mendengar'.
Saya yakin Alfian akan menyukainya! :-)
Ok, selamat membaca! Semoga bermanfaat...
Salam hangat selalu!
Dari temanmu,
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
---------------------
Main Article :
---------------------
Sempatkan Untuk Mendengar!
Ditulis oleh: Anne Ahira
Alfian,
Banyak orang bisa 'berkata', namun
sedikit yang mau 'mendengar'.
Padahal jika kita mau kembali ke hukum
alam, seharusnya kita harus lebih
banyak mendengar daripada bicara.
Bukankah Tuhan memberi kita dua
telinga dan hanya satu mulut? :-)
Begitupun jika kita saksikan pada bayi
yang baru lahir. Indra pendengaran
lebih dulu berfungsi daripada yang
lainnya. Lalu, mengapa mendengar lebih
susah daripada berbicara?
Meski secara kasat mata mendengar
adalah hal yang gampang, namun nyatanya
banyak orang yang lebih suka
didengarkan daripada mendengarkan.
Mendengarkan merupakan bagian esensi
yang menentukan komunikasi efektif.
Tanpa kemampuan mendengar yang bagus,
biasanya akan muncul banyak masalah.
Yang sering terjadi, kita merasa bahwa
kitalah yang paling benar. Kita tidak
tertarik untuk mendengarkan opini yang
berbeda dan hanya tergantung pada cara
kita.
Selalu merasa benar, paling kompeten,
dan tidak pernah melakukan kesalahan.
Duh... malaikat kali! :-)
Jika kita selalu merasa bahwa diri kita
benar, dan cara kitalah yang paling
tepat, itu berarti kita tidak pernah
mendengarkan.
Ide dan opini kita sangat sukar untuk
diubah jika fakta tidak mendukung
keyakinan kita. Bahkan kalau ada fakta
pun kita mungkin hanya akan sekedar
meliriknya saja.
Mungkin saat ini kita nyaman dengan
cara kita, tapi untuk jangka waktu yg
panjang, orang-orang akan menolak dan
membenci kita.
Jika kita mau mulai mendengarkan
orang lain, maka suatu saat kita akan
menyadari kesalahan kita. Jawaban
untuk mengatasi sifat ini adalah
mengasah skill mendengar aktif.
Mendengar tidak selalu dengan tutup
mulut, tapi juga melibatkan partisipasi
aktif kita. Mendengar yang baik bukan
berharap datangnya giliran berbicara.
Mendengar adalah komitmen untuk
memahami pembicaraan dan perasaan lawan
bicara kita. Ini juga sebagai bentuk
penghargaan bahwa apa yang orang lain
bicarakan adalah bermanfaat untuk kita.
Pada saat yang sama kita juga bisa
mengambil manfaat yang maksimal dari
pembicaraan tersebut.
Seni mendengar dapat membangun sebuah
relationship. Jika kita melakukannya
dengan baik, orang-orang akan tertarik
dengan kita dan interaksi kita akan
semakin harmonis.
Berikut teknik mudah yang dapat
dipraktekkan oleh Alfian dengan sangat
wajar untuk menjadi seorang pendengar
yang baik :
1. Peliharalah kontak mata dengan baik.
Ini menunjukkan kepada lawan bicara
tentang keterbukaan dan kesungguhan
kita
2. Condongkan tubuh ke depan.
Ini menunjukkan ketertarikan kita
pada topik pembicaraan. Cara ini
juga akan mengingatkan kita untuk
memiliki sudat pandang yang lain,
yaitu tidak hanya fokus pada diri
kita.
3. Buat pertanyaan ketika ada hal yang
butuh klarifikasi atau ada informasi
baru yang perlu kita selidiki dari
lawan bicara kita.
4. Buat selingan pembicaraan yang
menarik. Hal ini bisa membuat
percakapan lebih hidup dan tidak
monoton.
5. Cuplik atau ulang beberapa kata
yang diucapkan oleh lawan bicara kita.
Ini menunjukkan bahwa kita memang
mendengarkan dengan baik hingga hapal
beberapa cuplikan kata.
6. Buatlah komitmen untuk memahami
apa yang ia katakan, meskipun kita tidak
suka atau marah. Dari sini kita akan
mengetahui nilai-nilai yang diterapkan
lawan bicara kita, yang mungkin berbeda
dengan nilai yang kita terapkan.
Dengan berusaha untuk memahami, bisa
jadi kita akan menemukan sudut pandang,
wawasan, persepsi atau kesadaran baru,
yang tidak terpikirkan oleh kita
sebelumnya.
Seorang pendengar yang baik sebenarnya
hampir sama menariknya dengan pembicara
yang baik. Jika kita selalu pada pola
yang benar untuk jangka waktu tertentu,
maka suatu saat kita akan merasakan
manfaatnya.
Prosesnya mungkin akan terasa lama dan
menjemukan, tapi lama-kelamaan akan
terasa berharganya upaya yang telah
kita lakukan. Kita akan merasa lebih
baik atas diri kita, hubungan kita,
teman-teman kita, anak-anak kita,
maupun pekerjaan.
Kesimpulan: Jadilah pendengar yang
baik, karena sifat ini bisa menjadi
kunci untuk mengembangkan pikiran
yang positif, dan merupakan salah satu
tangga Alfian untuk mencapai kesuksesan! :-)
Minggu depan saya akan mengirimkan
artikel tentang "Tips Bagaimana
Menciptakan Perubahan"
So, cek selalu emailnya, dan tunggu
tulisan dari saya berikutnya! :-)
************** RESOURCE BOX ********************
Asian Brain Newsletter - Think & Succeed!
Kontribusi Anne Ahira & PT. Asian Brain untuk menggali
dan melejitkan potensi masyarakat Indonesia!
Jika tulisan-tulisan Ahira dirasakan bermanfaat
oleh Alfian, tolong sebarkan alamat situs ini:
=> http://www.AsianBrainNewsletter.com
Asian Brain - Untuk INDONESIA
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LEzMnAwsTA==
Jumat, 23 Oktober 2009
Alfian, Dimana Letak Bahagia Anda?
** Asian Brain Newsletter - Think & Succeed! **
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
Untuk....
Alfian - Sahabatku yang baik hati!
Apa kabarnya hari ini? :-)
Berikut saya kirimkan artikel saya yg
ke-6 untuk Alfian! Mudah-mudahan Alfian
menyukainya! :-)
Jika Alfian ingin berinteraksi dengan
saya, Alfian bisa mengunjungi halaman
FaceBook ini:
http://www.facebook.com/pages/Anne-Ahira-Asian-Brain/156735887976
Saya suka menulis motivasi pendek
setiap hari di sana!
Teman saya saat ini ada lebih dari 100 RIBU
di facebook, Wew.. emang banyak lol.
Setiapkali saya posting, kurang dari 1 jam
komentar yang masuk bisa sampai ratusan!
Juga, teman-teman saya di Facebook
sangat luar biasa! Jika dimintai
pendapat, mereka sangat responsif!
Anyway, jika Alfian gabung dengan
komunitas ini, maka puluhan ribu teman
saya bisa dijadikan teman Alfian juga! :-)
Okay Alfian, silakan baca artikel saya
di bawah! Salam hangat selalu..
Temanmu,
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
---------------------
Main Article :
---------------------
Dimana Letak Bahagia Anda?
Ditulis oleh: Anne Ahira
"Tempat untuk berbahagia itu ada di
sini. Waktu untuk berbahagia itu kini.
Cara untuk berbahagia ialah dengan
membuat orang lain berbahagia"
-- Robert G. Ingersoll
Alfian, apakah saat ini merasa bahagia?
Di mana letak kebahagiaan Alfian
sesungguhnya? Apakah pada moleknya
tubuh? ..Jelitanya rupa? Tumpukan
harta?
....atau barangkali punya mobil mewah &
tingginya jabatan?
Jika itu semua sudah Alfian dapatkan,
apakah Alfian bisa memastikan bahwa
Alfian *akan* bahagia?
Hari ini saya akan mengajak Alfian untuk
melihat, kalau limpahan harta tidak
selalu mengantarkan pada kebahagiaan
Dan ini kisah nyata...
Ada delapan orang miliuner yang memiliki
nasib kurang menyenangkan di akhir
hidupnya. Tahun 1923, para miliuner
berkumpul di Hotel Edge Water Beach
di Chicago, Amerika Serikat. Saat itu,
mereka adalah kumpulan orang-orang yang
sangat sukses di zamannya.
Namun, tengoklah nasib tragis mereka 25
tahun sesudahnya! Saya akan menyebutnya
satu persatu :
=> Charles Schwab, CEO Bethlehem Steel,
perusahaan besi baja ternama waktu itu.
Dia mengalami kebangkrutan total,
hingga harus berhutang untuk membiayai
5 tahun hidupnya sebelum meninggal.
=> Richard Whitney, President New York
Stock Exchange. Pria ini harus
menghabiskan sisa hidupnya dipenjara
Sing Sing.
=> Jesse Livermore (raja saham "The
Great Bear" di Wall Street), Ivar
Krueger (CEO perusahaan hak cipta),
Leon Fraser (Chairman of Bank of
International Settlement), ketiganya
memilih mati bunuh diri.
=> Howard Hupson, CEO perusahaan gas
terbesar di Amerika Utara. Hupson
sakit jiwa dan meninggal di rumah
sakit jiwa.
=> Arthur Cutton, pemilik pabrik tepung
terbesar di dunia, meninggal di
negeri orang lain.
=> Albert Fall, anggota kabinet
presiden Amerika Serikat, meninggal
di rumahnya ketika baru saja keluar
dari penjara.
Kisah di atas merupakan bukti, bahwa
kekayaan yang melimpah bukan jaminan
akhir kehidupan yang bahagia!
Kebahagiaan memang menjadi faktor yang
begitu didambakan bagi semua orang.
Hampir segala tujuan muaranya ada pada
kebahagiaan. Kebanyakan orang baru bisa
merasakan *hidup* jika sudah menemukan
kebahagiaan.
Pertanyaannya, di mana kita bisa
mencari kebahagiaan?
Apakah di pusat pertokoan? Salon
kecantikan yg mahal? Restoran mewah?
Di Hawaii? di Paris? atau di mana?
Sesungguhnya, kebahagiaan itu tdk perlu
dicari kemana-mana... karena ia ada
di hati setiap manusia.
Carilah kebahagiaan dalam hatimu!
Telusuri 'rasa' itu dalam kalbumu!
Percayalah, ia tak akan lari kemana-mana...
Hari ini saya akan berbagi tips
bagaimana kita sesungguhnya bisa
mendapatkan kebahagiaan *setiap hari*.
Berikut adalah tips yang bisa Alfian
lakukan:
1. Mulailah Berbagi!
Ciptakan suasana bahagia dengan cara
berbagi dengan orang lain. Dengan cara
berbagi akan menjadikan hidup kita
terasa lebih berarti.
2. Bebaskan hati dari rasa benci,
bebaskan pikiran dari segala
kekhawatiran.
Menyimpan rasa benci, marah atau dengki
hanya akan membuat hati merasa tidak
nyaman dan tersiksa.
3. Murahlah dalam memaafkan!
Jika ada orang yang menyakiti, jangan
balik memaki-maki. Mendingan berteriak
"Hey! Kamu sudah saya maafkan!!".
Dengan memiliki sikap demikian, hati
kita akan menjadi lebih tenang, dan
amarah kita bisa hilang. Tidak percaya?
Coba saja! Saya sering melakukannya. :-)
4. Lakukan sesuatu yang bermakna.
Hidup di dunia ini hanya sementara.
Lebih baik Alfian gunakan setiap waktu
dan kesempatan yang ada untuk melakukan
hal-hal yang bermakna, untuk diri
sendiri, keluarga, dan orang lain.
Dengan cara seperti ini maka
kebahagiaan Alfian akan bertambah dan
terus bertambah.
5. Dan yang terakhir, Alfian jangan
terlalu banyak berharap pada orang
lain, nanti Alfian akan kecewa!
Ingat, kebahagiaan merupakan tanggung
jawab masing-masing, bukan tanggung
jawab teman, keluarga, kekasih, atau
orang lain.
Lebih baik kita perbanyak harap hanya
kepada Yang Maha Kasih dan Kaya.
Karena Dia-lah yang menciptakan kita,
dan Dia-lah yang menciptakan segala
'rasa', termasuk rasa bahagia yang
selalu Alfian inginkan. ^_^'
Sampai bertemu minggu depan! :-)
************** RESOURCE BOX ********************
Anne Ahira adalah PENDIRI Asian Brain Internet Marketing Center,
Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA
dan Terbaik di Indonesia.
Murid Anne Ahira kini telah mencapai RIBUAN. Tersebar dari
Sabang sampai Merauke! Keberhasilan Anne Ahira di dunia
Internet Marketing telah banyak dipublikasikan oleh media masa.
Kunjungi situsnya sekarang juga: http://www.AsianBrain.com
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LEzMHOwczA==
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
Untuk....
Alfian - Sahabatku yang baik hati!
Apa kabarnya hari ini? :-)
Berikut saya kirimkan artikel saya yg
ke-6 untuk Alfian! Mudah-mudahan Alfian
menyukainya! :-)
Jika Alfian ingin berinteraksi dengan
saya, Alfian bisa mengunjungi halaman
FaceBook ini:
http://www.facebook.com/pages/Anne-Ahira-Asian-Brain/156735887976
Saya suka menulis motivasi pendek
setiap hari di sana!
Teman saya saat ini ada lebih dari 100 RIBU
di facebook, Wew.. emang banyak lol.
Setiapkali saya posting, kurang dari 1 jam
komentar yang masuk bisa sampai ratusan!
Juga, teman-teman saya di Facebook
sangat luar biasa! Jika dimintai
pendapat, mereka sangat responsif!
Anyway, jika Alfian gabung dengan
komunitas ini, maka puluhan ribu teman
saya bisa dijadikan teman Alfian juga! :-)
Okay Alfian, silakan baca artikel saya
di bawah! Salam hangat selalu..
Temanmu,
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
---------------------
Main Article :
---------------------
Dimana Letak Bahagia Anda?
Ditulis oleh: Anne Ahira
"Tempat untuk berbahagia itu ada di
sini. Waktu untuk berbahagia itu kini.
Cara untuk berbahagia ialah dengan
membuat orang lain berbahagia"
-- Robert G. Ingersoll
Alfian, apakah saat ini merasa bahagia?
Di mana letak kebahagiaan Alfian
sesungguhnya? Apakah pada moleknya
tubuh? ..Jelitanya rupa? Tumpukan
harta?
....atau barangkali punya mobil mewah &
tingginya jabatan?
Jika itu semua sudah Alfian dapatkan,
apakah Alfian bisa memastikan bahwa
Alfian *akan* bahagia?
Hari ini saya akan mengajak Alfian untuk
melihat, kalau limpahan harta tidak
selalu mengantarkan pada kebahagiaan
Dan ini kisah nyata...
Ada delapan orang miliuner yang memiliki
nasib kurang menyenangkan di akhir
hidupnya. Tahun 1923, para miliuner
berkumpul di Hotel Edge Water Beach
di Chicago, Amerika Serikat. Saat itu,
mereka adalah kumpulan orang-orang yang
sangat sukses di zamannya.
Namun, tengoklah nasib tragis mereka 25
tahun sesudahnya! Saya akan menyebutnya
satu persatu :
=> Charles Schwab, CEO Bethlehem Steel,
perusahaan besi baja ternama waktu itu.
Dia mengalami kebangkrutan total,
hingga harus berhutang untuk membiayai
5 tahun hidupnya sebelum meninggal.
=> Richard Whitney, President New York
Stock Exchange. Pria ini harus
menghabiskan sisa hidupnya dipenjara
Sing Sing.
=> Jesse Livermore (raja saham "The
Great Bear" di Wall Street), Ivar
Krueger (CEO perusahaan hak cipta),
Leon Fraser (Chairman of Bank of
International Settlement), ketiganya
memilih mati bunuh diri.
=> Howard Hupson, CEO perusahaan gas
terbesar di Amerika Utara. Hupson
sakit jiwa dan meninggal di rumah
sakit jiwa.
=> Arthur Cutton, pemilik pabrik tepung
terbesar di dunia, meninggal di
negeri orang lain.
=> Albert Fall, anggota kabinet
presiden Amerika Serikat, meninggal
di rumahnya ketika baru saja keluar
dari penjara.
Kisah di atas merupakan bukti, bahwa
kekayaan yang melimpah bukan jaminan
akhir kehidupan yang bahagia!
Kebahagiaan memang menjadi faktor yang
begitu didambakan bagi semua orang.
Hampir segala tujuan muaranya ada pada
kebahagiaan. Kebanyakan orang baru bisa
merasakan *hidup* jika sudah menemukan
kebahagiaan.
Pertanyaannya, di mana kita bisa
mencari kebahagiaan?
Apakah di pusat pertokoan? Salon
kecantikan yg mahal? Restoran mewah?
Di Hawaii? di Paris? atau di mana?
Sesungguhnya, kebahagiaan itu tdk perlu
dicari kemana-mana... karena ia ada
di hati setiap manusia.
Carilah kebahagiaan dalam hatimu!
Telusuri 'rasa' itu dalam kalbumu!
Percayalah, ia tak akan lari kemana-mana...
Hari ini saya akan berbagi tips
bagaimana kita sesungguhnya bisa
mendapatkan kebahagiaan *setiap hari*.
Berikut adalah tips yang bisa Alfian
lakukan:
1. Mulailah Berbagi!
Ciptakan suasana bahagia dengan cara
berbagi dengan orang lain. Dengan cara
berbagi akan menjadikan hidup kita
terasa lebih berarti.
2. Bebaskan hati dari rasa benci,
bebaskan pikiran dari segala
kekhawatiran.
Menyimpan rasa benci, marah atau dengki
hanya akan membuat hati merasa tidak
nyaman dan tersiksa.
3. Murahlah dalam memaafkan!
Jika ada orang yang menyakiti, jangan
balik memaki-maki. Mendingan berteriak
"Hey! Kamu sudah saya maafkan!!".
Dengan memiliki sikap demikian, hati
kita akan menjadi lebih tenang, dan
amarah kita bisa hilang. Tidak percaya?
Coba saja! Saya sering melakukannya. :-)
4. Lakukan sesuatu yang bermakna.
Hidup di dunia ini hanya sementara.
Lebih baik Alfian gunakan setiap waktu
dan kesempatan yang ada untuk melakukan
hal-hal yang bermakna, untuk diri
sendiri, keluarga, dan orang lain.
Dengan cara seperti ini maka
kebahagiaan Alfian akan bertambah dan
terus bertambah.
5. Dan yang terakhir, Alfian jangan
terlalu banyak berharap pada orang
lain, nanti Alfian akan kecewa!
Ingat, kebahagiaan merupakan tanggung
jawab masing-masing, bukan tanggung
jawab teman, keluarga, kekasih, atau
orang lain.
Lebih baik kita perbanyak harap hanya
kepada Yang Maha Kasih dan Kaya.
Karena Dia-lah yang menciptakan kita,
dan Dia-lah yang menciptakan segala
'rasa', termasuk rasa bahagia yang
selalu Alfian inginkan. ^_^'
Sampai bertemu minggu depan! :-)
************** RESOURCE BOX ********************
Anne Ahira adalah PENDIRI Asian Brain Internet Marketing Center,
Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA
dan Terbaik di Indonesia.
Murid Anne Ahira kini telah mencapai RIBUAN. Tersebar dari
Sabang sampai Merauke! Keberhasilan Anne Ahira di dunia
Internet Marketing telah banyak dipublikasikan oleh media masa.
Kunjungi situsnya sekarang juga: http://www.AsianBrain.com
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LEzMHOwczA==
Selamat Tinggal Alfian...
Alfian,
Seperti janji saya, saya telah memberikan 6 buah informasi untuk Alfian pelajari...
Boleh ya saya ingatkan lagi ke enam informasi tersebut:
1. Matinya bisnis net.work marketing
http://dbc-network.biz/terima-kasih?id=[[cus user]]
2. Modal yang dibutuhkan
http://dbc-network.biz/belanja-bulanan?id=[[cus user]]
3. Cara memilih bisnis yang tepat
http://dbc-network.biz/bisnis-jangka-panjang?id=[[cus user]]
4. Penipuan berkedok internet marketing
http://dbc-network.biz/training-internet-marketing?id=[[cus user]]
5. Apa impian Alfian?
http://dbc-network.biz/apa-impian-anda?id=[[cus user]]
6. Apa saja yang dikerjakan?
http://dbc-network.biz/setelah-mendaftar?id=[[cus user]]
Informasi lain:
Tentang saya :)
http://dbc-network.biz/dini-shanti?id=[[cus user]]
Cara Mendaftar
http://dbc-network.biz/cara-mendaftar?id=[[cus user]]
Alfian, kalau ada pertanyaan silahkan loh yaaa...
besok2 saya akan berikan beberapa informasi tambahan,
namun jika Alfian sudah tidak ingin menerima informasi dari saya lagi,
silahkan gunakan unsubscribe link di paling bawah email ini yaaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ2e&s=hL4Si&y=7&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Seperti janji saya, saya telah memberikan 6 buah informasi untuk Alfian pelajari...
Boleh ya saya ingatkan lagi ke enam informasi tersebut:
1. Matinya bisnis net.work marketing
http://dbc-network.biz/terima-kasih?id=[[cus user]]
2. Modal yang dibutuhkan
http://dbc-network.biz/belanja-bulanan?id=[[cus user]]
3. Cara memilih bisnis yang tepat
http://dbc-network.biz/bisnis-jangka-panjang?id=[[cus user]]
4. Penipuan berkedok internet marketing
http://dbc-network.biz/training-internet-marketing?id=[[cus user]]
5. Apa impian Alfian?
http://dbc-network.biz/apa-impian-anda?id=[[cus user]]
6. Apa saja yang dikerjakan?
http://dbc-network.biz/setelah-mendaftar?id=[[cus user]]
Informasi lain:
Tentang saya :)
http://dbc-network.biz/dini-shanti?id=[[cus user]]
Cara Mendaftar
http://dbc-network.biz/cara-mendaftar?id=[[cus user]]
Alfian, kalau ada pertanyaan silahkan loh yaaa...
besok2 saya akan berikan beberapa informasi tambahan,
namun jika Alfian sudah tidak ingin menerima informasi dari saya lagi,
silahkan gunakan unsubscribe link di paling bawah email ini yaaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ2e&s=hL4Si&y=7&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Selasa, 20 Oktober 2009
Luna 4
NSSDC ID: 1963-008B
Description
Luna 4 was the USSR's first successful spacecraft of their "second generation" lunar program. The spacecraft, also referred to as an automatic interplanetary station, launched on a Molniya 8K78 on 2 April 1963 at 08:04:00 UT (A launch time of 08:16:37 UT has also been reported) Rather than being sent on a straight trajectory toward the Moon, the spacecraft was placed first in a 167 x 182 km Earth orbit and then was rocketed in a curving path towards the Moon. Luna 4 achieved the desired initial trajectory but during trans-lunar coast the Yupiter astronavigation system failed (most likely due to thermal control problems) and the spacecraft could not be oriented properly for the planned midcourse correction burn. Communications were maintained, but Luna 4 missed the Moon by about 8400 km (sources give reports of 8336.2, 8451, and 8500 km) at 13:25 UT on 5 April 1963 and entered a 89 250 x 694 000 km equatorial Earth orbit. The spacecraft transmitted at 183.6 MHz at least until 7 April. The orbit is believed to have been later perturbed into a heliocentric orbit.
Luna 4 had a mass of 1422 kg and carried an imaging system and radiation detector. The structure was built by design bureau OKB-1 based on the Ye-6 satellite body. The intended mission of the probe was never revealed, it was announced it would travel to "the vicinity of the Moon". It was speculated the probe was designed to perform a soft landing on the Moon based on the trajectory and on the later attempted landings of the Luna 5 and 6 spacecraft, as well as the advances made over the 3 years since the successful Luna 3 flyby. (And the fact that a lecture program entitled "Hitting the Moon", scheduled to be broadcast on Radio Moscow at 7:45 p.m. the evening of April 5, was cancelled.)
Alternate Names
* Lunik 4
* 00566
Facts in Brief
Launch Date: 1963-04-02
Launch Vehicle: Modified SS-6 (Sapwood) with 2nd Generation Upper Stage + Escape Stage
Launch Site: Tyuratam (Baikonur Cosmodrome), U.S.S.R
Mass: 1422.0 kg
Funding Agency
* Unknown (U.S.S.R)
Discipline
* Space Physics
Additional Information
* Launch/Orbital information for Luna 4
Experiments on Luna 4
Data collections from Luna 4
Questions or comments about this spacecraft can be directed to: Dr. David R. Williams.
Selected References
Kolcum, E. H., Lunik 4 believed to have failed in mission, Aviation Week Space Technol., 78, No. 15, Apr. 1963.
NSSDC Master Catalog Search
* Spacecraft
* Experiments
* Data Collections
* Personnel
* Publications
* Maps
* New/Updated Data
* Lunar/Planetary Events
[USA.gov]
Description
Luna 4 was the USSR's first successful spacecraft of their "second generation" lunar program. The spacecraft, also referred to as an automatic interplanetary station, launched on a Molniya 8K78 on 2 April 1963 at 08:04:00 UT (A launch time of 08:16:37 UT has also been reported) Rather than being sent on a straight trajectory toward the Moon, the spacecraft was placed first in a 167 x 182 km Earth orbit and then was rocketed in a curving path towards the Moon. Luna 4 achieved the desired initial trajectory but during trans-lunar coast the Yupiter astronavigation system failed (most likely due to thermal control problems) and the spacecraft could not be oriented properly for the planned midcourse correction burn. Communications were maintained, but Luna 4 missed the Moon by about 8400 km (sources give reports of 8336.2, 8451, and 8500 km) at 13:25 UT on 5 April 1963 and entered a 89 250 x 694 000 km equatorial Earth orbit. The spacecraft transmitted at 183.6 MHz at least until 7 April. The orbit is believed to have been later perturbed into a heliocentric orbit.
Luna 4 had a mass of 1422 kg and carried an imaging system and radiation detector. The structure was built by design bureau OKB-1 based on the Ye-6 satellite body. The intended mission of the probe was never revealed, it was announced it would travel to "the vicinity of the Moon". It was speculated the probe was designed to perform a soft landing on the Moon based on the trajectory and on the later attempted landings of the Luna 5 and 6 spacecraft, as well as the advances made over the 3 years since the successful Luna 3 flyby. (And the fact that a lecture program entitled "Hitting the Moon", scheduled to be broadcast on Radio Moscow at 7:45 p.m. the evening of April 5, was cancelled.)
Alternate Names
* Lunik 4
* 00566
Facts in Brief
Launch Date: 1963-04-02
Launch Vehicle: Modified SS-6 (Sapwood) with 2nd Generation Upper Stage + Escape Stage
Launch Site: Tyuratam (Baikonur Cosmodrome), U.S.S.R
Mass: 1422.0 kg
Funding Agency
* Unknown (U.S.S.R)
Discipline
* Space Physics
Additional Information
* Launch/Orbital information for Luna 4
Experiments on Luna 4
Data collections from Luna 4
Questions or comments about this spacecraft can be directed to: Dr. David R. Williams.
Selected References
Kolcum, E. H., Lunik 4 believed to have failed in mission, Aviation Week Space Technol., 78, No. 15, Apr. 1963.
NSSDC Master Catalog Search
* Spacecraft
* Experiments
* Data Collections
* Personnel
* Publications
* Maps
* New/Updated Data
* Lunar/Planetary Events
[USA.gov]
http://platform.ak.fbcdn.net/www/app_full_proxy.php?app=89953668240&v=1&size=p&cksum=7084635a039017eb4793d73e167f8f02&src=http%3A%2F%2Fcdn.applatform.
Mars is the fourth planet from the sun. The planet is one of Earth's "next-door neighbors" in space. Earth is the third planet from the sun, and Jupiter is the fifth. Like Earth, Jupiter, the sun, and the remainder of the solar system, Mars is about 4.6 billion years old.
Mars is named for the ancient Roman god of war. The Romans copied the Greeks in naming the planet for a war god; the Greeks called the planet Ares (AIR eez). The Romans and Greeks associated the planet with war because its color resembles the color of blood. Viewed from Earth, Mars is a bright reddish-orange. It owes its color to iron-rich minerals in its soil. This color is also similar to the color of rust, which is composed of iron and oxygen.
Scientists have observed Mars through telescopes based on Earth and in space. Space probes have carried telescopes and other instruments to Mars. Early probes were designed to observe the planet as they flew past it. Later, spacecraft orbited Mars and even landed there. But no human being has ever set foot on Mars.
Scientists have found strong evidence that water once flowed on the surface of Mars. The evidence includes channels, valleys, and gullies on the planet's surface. If this interpretation of the evidence is correct, water may still lie in cracks and pores in subsurface rock. A space probe has also discovered vast amounts of ice beneath the surface, most of it near the south pole.
In addition, a group of researchers has claimed to have found evidence that living things once dwelled on Mars. That evidence consists of certain materials in meteorites found on Earth. But the group's interpretation of the evidence has not convinced most scientists.
The Martian surface has many spectacular features, including a canyon system that is much deeper and much longer than the Grand Canyon in the United States. Mars also has mountains that are much higher than Mount Everest, Earth's highest peak.
Above the surface of Mars lies an atmosphere that is about 100 times less dense than the atmosphere of Earth. But the Martian atmosphere is dense enough to support a weather system that includes clouds and winds. Tremendous dust storms sometimes rage over the entire planet.
Mars is much colder than Earth. Temperatures at the Martian surface vary from as low as about -195 degrees F (-125 degrees C) near the poles during the winter to as much as 70 degrees F (20 degrees C) at midday near the equator. The average temperature on Mars is about -80 degrees F (-60 degrees C).
A sunset on Mars creates a glow due to the presence of tiny dust particles in the atmosphere. This photo is a combination of four images taken by Mars Pathfinder, which landed on Mars in 1997.
A sunset on Mars creates a glow due to the presence of tiny dust particles in the atmosphere. This photo is a combination of four images taken by Mars Pathfinder, which landed on Mars in 1997. Image credit: NASA/JPL
Mars is so different from Earth mostly because Mars is much farther from the sun and much smaller than Earth. The average distance from Mars to the sun is about 141,620,000 miles (227,920,000 kilometers). This distance is roughly 1 1/2 times the distance from Earth to the sun. The average radius (distance from its center to its surface) of Mars is 2,107 miles (3,390 kilometers), about half the radius of Earth.
Characteristics of Mars
Orbit and rotation
Like the other planets in the solar system, Mars travels around the sun in an elliptical (oval) orbit. But the orbit of Mars is slightly more "stretched out" than the orbits of Earth and most of the other planets. The distance from Mars to the sun can be as little as about 128,390,000 miles (206,620,000 kilometers) or as much as about 154,860,000 miles (249,230,000 kilometers). Mars travels around the sun once every 687 Earth days; this is the length of the Martian year.
The distance between Earth and Mars depends on the positions of the two planets in their orbits. It can be as small as about 33,900,000 miles (54,500,000 kilometers) or as large as about 249,000,000 miles (401,300,000 kilometers).
Like Earth, Mars rotates on its axis from west to east. The Martian solar day is 24 hours 39 minutes 35 seconds long. This is the length of time that Mars takes to turn around once with respect to the sun. The Earth day of 24 hours is also a solar day.
The axis of Mars is not perpendicular to the planet's orbital plane, an imaginary plane that includes all points in the orbit. Rather, the axis is tilted from the perpendicular position. The angle of the tilt, called the planet's obliquity, is 25.19¡ for Mars, compared with 23.45¡ for Earth. The obliquity of Mars, like that of Earth, causes the amount of sunlight falling on certain parts of the planet to vary widely during the year. As a result, Mars, like Earth, has seasons.
Mass and density
Mars has a mass (amount of matter) of 7.08 X 1020 tons (6.42 X 1020 metric tons). The latter number would be written out as 642 followed by 18 zeroes. Earth is about 10 times as massive as Mars. Mars's density (mass divided by volume) is about 3.933 grams per cubic centimeter. This is roughly 70 percent of the density of Earth.
Gravitational force
Because Mars is so much smaller and less dense than Earth, the force due to gravity at the Martian surface is only about 38 percent of that on Earth. Thus, a person standing on Mars would feel as if his or her weight had decreased by 62 percent. And if that person dropped a rock, the rock would fall to the surface more slowly than the same rock would fall to Earth.
Physical features of Mars
Scientists do not yet know much about the interior of Mars. A good method of study would be to place a network of motion sensors called seismometers on the surface. Those instruments would measure tiny movements of the surface, and scientists would use the measurements to learn what lies beneath. Researchers commonly use this technique to study Earth's interior.
Scientists have four main sources of information on the interior of Mars: (1) calculations involving the planet's mass, density, gravity, and rotational properties; (2) knowledge of other planets; (3) analysis of Martian meteorites that fall to Earth; and (4) data gathered by orbiting space probes. They think that Mars probably has three main layers, as Earth has: (1) a crust of rock, (2) a mantle of denser rock beneath the crust, and (3) a core made mostly of iron.
Crust
Scientists suspect that the average thickness of the Martian crust is about 30 miles (50 kilometers). Most of the northern hemisphere lies at a lower elevation than the southern hemisphere. Thus, the crust may be thinner in the north than in the south.
The surface of Mars was sampled for signs of life by the Viking 2 lander in 1976. A mechanical sampling arm dug the grooves near the round rock at the lower left. The cylinder at the right covered the sampling device and was ejected after landing.
The surface of Mars was sampled for signs of life by the Viking 2 lander in 1976. A mechanical sampling arm dug the grooves near the round rock at the lower left. The cylinder at the right covered the sampling device and was ejected after landing. The cylinder is about 12 inches (30 centimeters) long. Image credit: NASA/National Space Science Data Center
Much of the crust is probably composed of a volcanic rock called basalt (buh SAWLT). Basalt is also common in the crusts of Earth and the moon. Some Martian crustal rocks, particularly in the northern hemisphere, may be a form of andesite. Andesite is also a volcanic rock found on Earth, but it contains more silica than basalt does. Silica is a compound of silicon and oxygen.
Mantle
The mantle of Mars is probably similar in composition to Earth's mantle. Most of Earth's mantle rock is peridotite (PEHR uh DOH tyt), which is made up chiefly of silicon, oxygen, iron, and magnesium. The most abundant mineral in peridotite is olivine (OL uh veen).
The main source of heat inside Mars must be the same as that inside Earth: radioactive decay, the breakup of the nuclei of atoms of elements such as uranium, potassium, and thorium. Due to radioactive heating, the average temperature of the Martian mantle may be roughly 2700 degrees F (1500 degrees C).
Core
Mars probably has a core composed of iron, nickel, and sulfur. The density of Mars gives some indication of the size of the core. Mars is much less dense than Earth. Therefore, the radius of Mars's core relative to the overall radius of Mars must be smaller than the radius of Earth's core relative to the overall radius of Earth. The radius of the Martian core is probably between 900 and 1,200 miles (1,500 and 2,000 kilometers).
Unlike Earth's core, which is partially molten (melted), the core of Mars probably is solid. Scientists suspect that the core is solid because Mars does not have a significant magnetic field. A magnetic field is an influence that a magnetic object creates in the region around it. Motion within a planet's molten core makes the core a magnetic object. The motion occurs due to the rotation of the planet.
Data from Mars Global Surveyor show that some of the planet's oldest rocks formed in the presence of a strong magnetic field. Thus, in the distant past, Mars may have had a hotter interior and a molten core.
Surface features
Mars has many of the kinds of surface features that are common on Earth. These include plains, canyons, volcanoes, valleys, gullies, and polar ice. But craters occur throughout the surface of Mars, while they are rare on Earth. In addition, fine-grained reddish dust covers almost all the Martian surface.
Plains
Many regions of Mars consist of flat, low-lying plains. Most of these areas are in the northern hemisphere. The lowest of the northern regions are among the flattest, smoothest places in the solar system. They may be so smooth because they were built up from deposits of sediment (tiny particles that settle to the bottom of a liquid). There is ample evidence that water once flowed across the Martian surface. The water would have tended to collect in the lowest spots on the planet and thus would have deposited sediments there.
Canyons
The Valles Marineris system of valleys is about 2,500 miles (4,000 kilometers) long -- roughly one-fifth the distance around the planet Mars. Parts of the system are 6 miles (10 kilometers) deep.
The Valles Marineris system of valleys is about 2,500 miles (4,000 kilometers) long -- roughly one-fifth the distance around the planet Mars. Parts of the system are 6 miles (10 kilometers) deep. Image credit: NASA/National Space Science Data Center
Along the equator lies one of the most striking features on the planet, a system of canyons known as the Valles Marineris. The name is Latin for Valleys of Mariner; a space probe called Mariner 9 discovered the canyons in 1971. The canyons run roughly east-west for about 2,500 miles (4,000 kilometers), which is close to the width of Australia or the distance from Philadelphia to San Diego. Scientists believe that the Valles Marineris formed mostly by rifting, a splitting of the crust due to being stretched.
Individual canyons of the Valles Marineris are as much as 60 miles (100 kilometers) wide. The canyons merge in the central part of the system, in a region that is as much as 370 miles (600 kilometers) wide. The depth of the canyons is enormous, reaching 5 to 6 miles (8 to 10 kilometers) in some places.
Large channels emerge from the eastern end of the canyons, and some parts of the canyons have layered sediments. The channels and sediments indicate that the canyons may once have been partly filled with water.
Volcanoes
Mars has the largest volcanoes in the solar system. The tallest one, Olympus Mons (Latin for Mount Olympus), rises 17 miles (27 kilometers) above the surrounding plains. It is about 370 miles (600 kilometers) in diameter. Three other large volcanoes, called Arsia Mons, Ascraeus Mons, and Pavonis Mons, sit atop a broad uplifted region called Tharsis.
All these volcanoes have slopes that rise gradually, much like the slopes of Hawaiian volcanoes. Both the Martian and Hawaiian volcanoes are shield volcanoes. They formed from eruptions of lavas that can flow for long distances before solidifying.
Mars also has many other types of volcanic landforms. These range from small, steep-sided cones to enormous plains covered in solidified lava. Scientists do not know how recently the last volcano erupted on Mars -- some minor eruptions may still occur.
Craters and impact basins
Many meteoroids have struck Mars over its history, producing impact craters. Impact craters are rare on Earth for two reasons: (1) Those that formed early in the planet's history have eroded away, and (2) Earth developed a dense atmosphere, preventing meteorites that could have formed craters from reaching the planet's surface.
Martian craters are similar to craters on Earth's moon, the planet Mercury, and other objects in the solar systems. The craters have deep, bowl-shaped floors and raised rims. Large craters can also have central peaks that form when the crater floor rebounds upward after an impact.
On Mars, the number of craters varies dramatically from place to place. Much of the surface of the southern hemisphere is extremely old, and so has many craters. Other parts of the surface, especially in the northern hemisphere, are younger and thus have fewer craters.
Some volcanoes have few craters, indicating that they erupted recently. The lava from the volcanoes would have covered any craters that existed at the time of the eruptions. And not enough time has passed since the eruptions for many new craters to form.
Some of the impact craters have unusual-looking deposits of ejecta, material thrown out of the craters at impact. These deposits resemble mudflows that have solidified. This appearance suggests that the impacting bodies may have encountered water or ice beneath the ground.
Mars has a few large impact craters. The largest is Hellas Planitia in the southern hemisphere. Planitia is a Latin word that can mean low plain or basin; Hellas Planitia is also known as the Hellas impact basin. The crater has a diameter of about 1,400 miles (2,300 kilometers). The crater floor is about 5.5 miles (9 kilometers) lower than the surrounding plain.
Channels in a Martian crater, in an image taken in 2000 by the Mars Global Surveyor, suggest to scientists that liquid water may have flowed across the surface of Mars in recent times.
Channels in a Martian crater, in an image taken in 2000 by the Mars Global Surveyor, suggest to scientists that liquid water may have flowed across the surface of Mars in recent times. Image credit: NASA
Channels, valleys, and gullies occur in many regions of Mars, apparently as a result of water erosion. The most striking of these features are known as outflow channels. These channels can be as wide as 60 miles (100 kilometers) and as long as 1,200 miles (2,000 kilometers). They appear to have been carved by enormous floods that rushed across the surface. In many cases, the water seems to have escaped suddenly from underground.
Many of the channels do not look like river systems on Earth, with the main river formed from smaller rivers and streams. Rather, those Martian channels arise fully formed from low-lying areas.
Other regions of Mars have much smaller features called valley networks. These networks look more like river systems on Earth. Martian valley networks are up to a few miles or kilometers wide and up to a few hundred miles or kilometers long. The networks are mostly ancient features. They suggest that the Martian climate may once have been warm enough to enable water to exist as a liquid.
The gullies are smaller still. Most of them lie at high latitudes. They may be a result of a leakage of a small amount of ground water to the surface within the past few million years.
Polar deposits
The most interesting features in the polar regions of Mars are thick stacks of finely layered deposits of material. Scientists believe that the layers consist of mixtures of water ice and dust. The deposits extend from the poles to latitudes of about 80 degrees in both hemispheres.
The atmosphere probably deposited the layers over long periods. The layers may provide evidence of seasonal weather activity and long-term changes in the Martian climate. One possible cause of climate changes is variation in the planet's obliquity. This variation alters the amount of sunlight falling on different parts of Mars. The variation in sunlight, in turn, may change the climate. Past climate changes could have affected the rate at which the atmosphere deposited dust and ice into layers.
Lying atop much of the layered deposits in both hemispheres are caps of water ice that remain frozen all year. The layers and overlying caps are several miles or kilometers thick.
In the wintertime, additional seasonal caps form from layers of frost. The seasonal caps are clearly visible through Earth-based telescopes. The frost consists of solid carbon dioxide (CO2) -- also known as "dry ice" -- that has condensed from CO2 gas in the atmosphere. In the deepest part of the winter, the frost extends from the poles to latitudes as low as 45 degrees -- halfway to the equator.
Atmosphere
The atmosphere of Mars contains much less oxygen (O2) than that of Earth. The O2 content of the Martian atmosphere is only 0.13 percent, compared with 21 percent in Earth's atmosphere. Carbon dioxide makes up 95.3 percent of the gas in the atmosphere of Mars. Other gases include nitrogen (N2), 2.7 percent; argon (Ar), 1.6 percent; carbon monoxide (CO), 0.07 percent; and water vapor (H2O), 0.03 percent.
Pressure
At the surface of Mars, the atmospheric pressure is typically only about 0.10 pound per square inch (0.7 kilopascal). This is roughly 0.7 percent of the atmospheric pressure at Earth's surface. When the seasons change on Mars, the atmospheric pressure at the surface there varies by 20 to 30 percent.
Each winter, the condensation of CO2 at the poles removes much gas from the atmosphere. When this happens, the atmospheric pressure due to CO2 gas decreases sharply. The opposite process occurs each summer. In addition, the atmospheric pressure varies as the weather changes during the day, much as on Earth.
Temperature
The atmosphere of Mars is coldest at high altitudes, from about 40 to 78 miles (65 to 125 kilometers) above the surface. At those altitudes, typical temperatures are below -200 degrees F (-130 degrees C). The temperature increases toward the surface, where daytime temperatures of -20 to -40 degrees F (-30 to -40 degrees C) are typical. In the lowest few miles or kilometers of the atmosphere, the temperature varies widely during the day. It can reach -150 degrees F (-100 degrees C) late at night, even near the equator.
Atmospheric temperatures can be warmer than normal when the atmosphere contains much dust. The dust absorbs sunlight and then transfers much of the resulting heat to the atmospheric gases.
Clouds
In the Martian atmosphere, thin clouds made up of particles of frozen CO2 can form at high altitudes. In addition, clouds, haze, and fog composed of particles of water ice are common. Haze and fog are especially frequent in the early morning. At that time, temperatures are the lowest, and water vapor is therefore most likely to condense.
Wind
The Martian atmosphere, like that of Earth, has a general circulation, a wind pattern that occurs over the entire planet. Scientists have studied the global wind patterns of Mars by observing the motions of clouds and changes in the appearance of wind-blown dust and sand on the surface.
Global-scale winds occur on Mars as a result of the same process that produces such winds on Earth. The sun heats the atmosphere more at low latitudes than at high latitudes. At low latitudes, the warm air rises, and cooler air flows in along the surface to take its place. The warm air then travels toward the cooler regions at higher latitudes. At the higher latitudes, the cooler air sinks, then travels toward the equator.
On Mars, the condensation and evaporation of CO2 at the poles influence the general circulation. When winter begins, atmospheric CO2 condenses at the poles, and more CO2 flows toward the poles to take its place. When spring arrives, CO2 frost evaporates, and the resulting gas flows away from the poles.
Surface winds on Mars are mostly gentle, with typical speeds of about 6 miles (10 kilometers) per hour. Scientists have observed wind gusts as high as 55 miles (90 kilometers) per hour. However, the gusts exert much less force than do equally fast winds on Earth. The winds of Mars have less force because of the lower density of the Martian atmosphere.
Dust storms
Some of the most spectacular weather occurs on Mars when dust blows in the wind. Small, swirling winds can lift dust off the surface for brief intervals. These winds create dust devils, tiny storms that look like tornadoes.
Large dust storms begin when wind lifts dust into the atmosphere. The dust then absorbs sunlight, warming the air around it. As the warmed air rises, more winds occur, lifting still more dust. As a result, the storm becomes stronger.
At larger scales, dust storms can blanket areas from more than 200 miles (320 kilometers) to a few thousand miles or kilometers across. The largest storms can cover the entire surface of Mars. Storms of that size are unusual, but they can last for months. The strongest storms can block almost the entire surface from view. Such storms occurred in 1971 and 2001.
Dust storms are most common when Mars is closest to the Sun. More storms occur then because that is when the sun heats the atmosphere the most.
Satellites
Mars has two tiny moons, Phobos and Deimos. The American astronomer Asaph Hall discovered them in 1877 and named them for the sons of Ares. Both satellites are irregularly shaped. The largest diameter of Phobos is about 17 miles (27 kilometers); that of Deimos, about 9 miles (15 kilometers).
The two satellites have many craters that formed when meteoroids struck them. The surface of Phobos also has a complicated pattern of grooves. These may be cracks that developed when an impact created the satellite's largest crater.
Scientists do not know where Phobos and Deimos formed. They may have come into existence in orbit around Mars at the same time the planet formed. Another possibility is that the satellites formed as asteroids near Mars. The gravitational force of Mars then pulled them into orbit around the planet. The color of both satellites is a dark gray that is similar to the color of some kinds of asteroids.
Evolution of Mars
Scientists know generally how Mars evolved after it formed about 4.6 billion years ago. Their knowledge comes from studies of craters and other surface features. Features that formed at various stages of the planet's evolution still exist on different parts of the surface. Researchers have developed an evolutionary scenario that accounts for the sizes, shapes, and locations of those features.
Researchers have ranked the relative ages of surface regions according to the number of impact craters observed. The greater the number of craters in a region, the older the surface there.
However, scientists have not yet determined exactly when the various evolutionary stages occurred. To do that, they would need to know the ages of rocks of surface features representing those stages. They could determine how old such rocks are if they could analyze samples of them in a laboratory. But no space probe has ever brought Martian rocks to Earth.
Scientists have divided the "lifetime" of Mars into three periods. From the earliest to the most recent, the periods are: (1) The Noachian (noh AY kee uhn), (2) the Hesperian, and (3) the Amazonian. Each period is named for a surface region that was created during that period.
The Noachian Period is named for Noachis Terra, a vast highland in the southern hemisphere. During the Noachian Period, a tremendous number of rocky objects of all sizes, ranging from small meteoroids to large asteroids, struck Mars. The impact of those objects created craters of all sizes. The Noachian was also a time of great volcanic activity.
In addition, water erosion probably carved the many small valley networks that mark Mars's surface during the Noachian Period. The presence of those valleys suggests that the climate may have been warmer during the Noachian Period than it is today.
The Hesperian Period
The intense meteoroid and asteroid bombardment of the Noachian Period gradually tapered off, marking the beginning of the Hesperian Period. This period is named for Hesperia Planum, a high plain in the lower latitudes of the southern hemisphere.
During the Hesperian Period, volcanic activity continued. Volcanic eruptions covered over Noachian craters in many parts of Mars. Most of the largest outflow channels on the planet are of Hesperian age.
The Amazonian Period, which is characterized by a low rate of cratering, continues to this day. The period is named for Amazonis Planitia, a low plain that is in the lower latitudes of the northern hemisphere.
Volcanic activity has occurred throughout the Amazonian Period, and some of the largest volcanoes on Mars are of Amazonian age. The youngest geologic materials on Mars, including the ice deposits at the poles, are also Amazonian.
Possibility of life
Mars might once have harbored life, and living things might exist there even today. Mars almost certainly has three ingredients that scientists believe are necessary for life: (1) chemical elements such as carbon, hydrogen, oxygen, and nitrogen that form the building blocks of living things, (2) a source of energy that living organisms can use, and (3) liquid water.
The essential chemical elements likely were present throughout the planet's history. Sunlight could be the energy source, but a second source of energy could be the heat inside Mars. On Earth, internal heat supports life in the deep ocean and in cracks in the crust.
Liquid water apparently carved Mars's large channels, its smaller valleys, and its young gullies. In addition, there are vast quantities of ice within about 3 feet (1 meter) of the surface near the south pole and perhaps near the north pole. Thus, water apparently has existed near the surface over much of the planet's history. And water is probably present beneath the surface today, kept liquid by Mars's internal heat.
A curved, rodlike structure shown in the center of this photo has been referred to as a fossilized Martian creature by some scientists. The structure is about 200 billionths of a meter long and is part of a Martian rock that was found on Earth.
A curved, rodlike structure shown in the center of this photo has been referred to as a fossilized Martian creature by some scientists. The structure is about 200 billionths of a meter long and is part of a Martian rock that was found on Earth. Image credit: NASA/Johnson Space Center
In 1996, scientists led by David S. McKay, a geologist at the National Aeronautics and Space Administration's Johnson Space Center in Houston, reported that scientists there had found evidence of microscopic Martian life. They discovered this evidence inside a meteorite that had made its way to Earth. The meteorite had been blasted from the surface of Mars, almost certainly by the impact of a much larger meteorite. The small meteorite had then journeyed to Earth, attracted by Earth's gravity. The trip may have taken millions of years.
The evidence included complex organic molecules, grains of a mineral called magnetite that can form within some kinds of bacteria, and tiny structures that resemble fossilized microbes. The scientists' conclusions are controversial, however. There is no general scientific agreement that Mars has ever harbored life.
History of Mars study
Observation from Earth
Observing Mars through Earth-based telescopes, early astronomers discovered polar caps that grow and shrink with the seasons. They also found light and dark markings that change their shape and location.
In the late 1800's, the Italian astronomer Giovanni V. Schiaparelli reported that he saw a network of fine dark lines. He called these lines canali, which is Italian for channels. But canali was generally mistranslated as canals. Many other astronomers also reported seeing such features. Among those observers was the American astronomer Percival Lowell, who referred to the features as canals. Lowell speculated that the canals had been built by a Martian civilization.
The canals turned out not to exist. In some cases, the observers had misinterpreted dark, blurry regions that they had actually seen. In other cases, there was no relationship between "canals" and real features.
However, the changing dark and light markings were real. Some scientists thought that the changing patterns might result from the growth and death of vegetation. Much later, other scientists suspected correctly that the cause was the Martian winds. Light and dark materials blow to and fro across the surface.
Observation by spacecraft
Robotic spacecraft began detailed observation of Mars in the 1960's. The United States launched Mariner 4 to Mars in 1964 and Mariners 6 and 7 in 1969. Each flew by Mars about half a year after its launch. The craft took pictures showing that Mars is a barren world, with craters like those on the moon. There was no sign of liquid water or life. The spacecraft observed few of the planet's most interesting features because they happened to fly by only heavily cratered regions.
In 1971, Mariner 9 went into orbit around Mars. This craft mapped about 80 percent of Mars. It made the first discoveries of the planet's canyons and volcanoes. It also found what appear to be dry riverbeds.
The Sojourner Rover examines a rock on Mars. The rover traveled from Earth aboard the Mars Pathfinder space probe, then rolled down a ramp to the surface. Sojourner is only 24 3/4 inches (63 centimeters) long.
The Sojourner Rover examines a rock on Mars. The rover traveled from Earth aboard the Mars Pathfinder space probe, then rolled down a ramp to the surface. Sojourner is only 24 3/4 inches (63 centimeters) long. Image credit: NASA
The next major mission to Mars was Viking, launched by the United States in 1975. Viking consisted of two orbiters and two landers. Its main goal was to search for life. The orbiters scouted out landing sites for the landers, which touched down in July and September 1976. The landers took the first close-up pictures of the Martian surface, and they sampled the soil. They found no strong evidence for life.
The next two successful probes were Mars Pathfinder, which was a lander, and Mars Global Surveyor, an orbiter. The United States launched both craft in 1996. The main objective of Pathfinder was to demonstrate a new landing system. Inflated air bags cushioned the probe's landing in July 1997. Pathfinder also carried a small roving vehicle called Sojourner. The rover rolled down a ramp to the surface, and then moved from rock to rock. Pathfinder sent spectacular photos back to Earth, and Sojourner analyzed rocks and soil. People throughout the world watched television pictures of Sojourner doing its work.
Mars Global Surveyor studied the composition of the Martian surface, photographed the surface in detail, and measured its elevation. The space probe went into orbit around Mars in 1997.
Mars Global Surveyor studied the composition of the Martian surface, photographed the surface in detail, and measured its elevation. The space probe went into orbit around Mars in 1997. Image credit: NASA/JPL
Mars Global Surveyor carried a group of sophisticated scientific instruments. A laser altimeter used laser beams to determine the elevation of the Martian surface. This instrument produced maps of the entire surface that are accurate to within 1 yard or meter of elevation. An infrared spectrometer determined the composition of some of the minerals on the surface. A high-resolution camera revealed a host of new geologic features. These include layered sediments that may have been deposited in liquid water, and small gullies that appear to have been carved by water.
In April 2001, the United States launched the Mars Odyssey probe. The probe carried instruments to analyze the chemical composition of the Martian surface and the rocks just below the surface, to determine whether there is water ice on or beneath the surface, and to study the radiation near Mars. Mars Odyssey went into orbit around the planet in October 2001. In 2002, the probe discovered vast amounts of water ice beneath the surface. Most of the ice found is in the far southern part of the planet, south of 60 degrees south latitude. Scientists also suspect that there are large amounts of water ice north of 60 degrees north latitude. However, when the discovery was made, CO2 frost covered most of that area, preventing the probe from detecting underlying ice.
The water ice found in the south is in the upper 3 feet (1 meter) of soil. That soil is more than 50 percent water ice by volume. The total volume of the water ice discovered is roughly 2,500 cubic miles (10,400 cubic kilometers), more than enough to fill Lake Michigan twice.
The probe cannot detect evidence of water at depths greater than 3 feet. Thus, scientists cannot yet determine the total depth or the total volume of all the water ice on Mars.
Mars was photographed by the Hubble Space Telescope in August 2003 as the planet passed closer to Earth than it had in nearly 60,000 years.
Mars was photographed by the Hubble Space Telescope in August 2003 as the planet passed closer to Earth than it had in nearly 60,000 years. The photographs captured many features of the Martian surface, including dark, circular impact craters and the bright ice of the southern polar cap. Image credit: NASA, J. Bell (Cornell U.) and M. Wolff (SSI)
Mars passed closer to Earth in August 2003 than it had in nearly 60,000 years. In that year, scientists launched three new probes. The European Space Agency's Mars Express mission included an orbiter that carried scientific instruments and a lander designed to analyze the planet's soil for evidence of life. The United States launched two rovers, nicknamed Spirit and Opportunity, to explore different regions of the planet's surface.
In December 2003, Mars Express went into orbit around the planet and released its lander, Beagle 2. Mars Express immediately began transmitting pictures and other information about the planet, but mission managers could not contact Beagle 2 and feared it was lost. In early January 2004, the U.S. rover Spirit landed safely in an area called Gusev Crater. The rover Opportunity landed later that month in an area called Meridiani Planum. The rovers transmitted detailed photographs of Martian ground features and began analyzing rocks and soil for evidence that large amounts of liquid water once existed on the planet's surface.
In March 2004, U.S. scientists announced that they had concluded that Meridiani Planum once held large amounts of liquid water. Their evidence came from an outcropping of Martian bedrock found in the small crater in which Opportunity landed. The rover's analysis showed that the rock contained large amounts of sulfate salts, which contain sulfur and oxygen. On Earth, such high concentrations of sulfate salts occur only in rocks that formed in water or were exposed to water for long periods. The outcropping's surface also bore tiny pits similar to those found on Earth where salt crystals formed in wet rock and later dissolved or eroded away.
Mars was photographed by the Hubble Space Telescope in August 2003 as the planet passed closer to Earth than it had in nearly 60,000 years.
The rover Spirit rests on Mars in a composite image made up of photographs taken by a camera mounted above the rover's body. Spirit landed on Mars in early January 2004. The pole at the lower left is one of the antennas Spirit uses to communicate with NASA controllers. Image credit: NASA
The rover mission was scheduled to last only 90 days, but it was extended because Spirit and Opportunity continued to function well. In June 2004, Opportunity descended into a large crater that mission managers called Endurance and analyzed the layers of bedrock there. Also in June, Spirit arrived at a group of hills, called Columbia Hills, after a drive of over 2 miles (3 kilometers). The rovers continued to explore these sites for several months.
Contributor: Steven W. Squyres, Ph.D., Professor of Astronomy, Cornell University.
How to cite this article: To cite this article, World Book recommends the following format: Squyres, Steven W. "Mars." World Book Online Reference Center. 2004. World Book, Inc. (http://www.worldbookonline.com/wb/Article?id=ar346000.)
Mars is named for the ancient Roman god of war. The Romans copied the Greeks in naming the planet for a war god; the Greeks called the planet Ares (AIR eez). The Romans and Greeks associated the planet with war because its color resembles the color of blood. Viewed from Earth, Mars is a bright reddish-orange. It owes its color to iron-rich minerals in its soil. This color is also similar to the color of rust, which is composed of iron and oxygen.
Scientists have observed Mars through telescopes based on Earth and in space. Space probes have carried telescopes and other instruments to Mars. Early probes were designed to observe the planet as they flew past it. Later, spacecraft orbited Mars and even landed there. But no human being has ever set foot on Mars.
Scientists have found strong evidence that water once flowed on the surface of Mars. The evidence includes channels, valleys, and gullies on the planet's surface. If this interpretation of the evidence is correct, water may still lie in cracks and pores in subsurface rock. A space probe has also discovered vast amounts of ice beneath the surface, most of it near the south pole.
In addition, a group of researchers has claimed to have found evidence that living things once dwelled on Mars. That evidence consists of certain materials in meteorites found on Earth. But the group's interpretation of the evidence has not convinced most scientists.
The Martian surface has many spectacular features, including a canyon system that is much deeper and much longer than the Grand Canyon in the United States. Mars also has mountains that are much higher than Mount Everest, Earth's highest peak.
Above the surface of Mars lies an atmosphere that is about 100 times less dense than the atmosphere of Earth. But the Martian atmosphere is dense enough to support a weather system that includes clouds and winds. Tremendous dust storms sometimes rage over the entire planet.
Mars is much colder than Earth. Temperatures at the Martian surface vary from as low as about -195 degrees F (-125 degrees C) near the poles during the winter to as much as 70 degrees F (20 degrees C) at midday near the equator. The average temperature on Mars is about -80 degrees F (-60 degrees C).
A sunset on Mars creates a glow due to the presence of tiny dust particles in the atmosphere. This photo is a combination of four images taken by Mars Pathfinder, which landed on Mars in 1997.
A sunset on Mars creates a glow due to the presence of tiny dust particles in the atmosphere. This photo is a combination of four images taken by Mars Pathfinder, which landed on Mars in 1997. Image credit: NASA/JPL
Mars is so different from Earth mostly because Mars is much farther from the sun and much smaller than Earth. The average distance from Mars to the sun is about 141,620,000 miles (227,920,000 kilometers). This distance is roughly 1 1/2 times the distance from Earth to the sun. The average radius (distance from its center to its surface) of Mars is 2,107 miles (3,390 kilometers), about half the radius of Earth.
Characteristics of Mars
Orbit and rotation
Like the other planets in the solar system, Mars travels around the sun in an elliptical (oval) orbit. But the orbit of Mars is slightly more "stretched out" than the orbits of Earth and most of the other planets. The distance from Mars to the sun can be as little as about 128,390,000 miles (206,620,000 kilometers) or as much as about 154,860,000 miles (249,230,000 kilometers). Mars travels around the sun once every 687 Earth days; this is the length of the Martian year.
The distance between Earth and Mars depends on the positions of the two planets in their orbits. It can be as small as about 33,900,000 miles (54,500,000 kilometers) or as large as about 249,000,000 miles (401,300,000 kilometers).
Like Earth, Mars rotates on its axis from west to east. The Martian solar day is 24 hours 39 minutes 35 seconds long. This is the length of time that Mars takes to turn around once with respect to the sun. The Earth day of 24 hours is also a solar day.
The axis of Mars is not perpendicular to the planet's orbital plane, an imaginary plane that includes all points in the orbit. Rather, the axis is tilted from the perpendicular position. The angle of the tilt, called the planet's obliquity, is 25.19¡ for Mars, compared with 23.45¡ for Earth. The obliquity of Mars, like that of Earth, causes the amount of sunlight falling on certain parts of the planet to vary widely during the year. As a result, Mars, like Earth, has seasons.
Mass and density
Mars has a mass (amount of matter) of 7.08 X 1020 tons (6.42 X 1020 metric tons). The latter number would be written out as 642 followed by 18 zeroes. Earth is about 10 times as massive as Mars. Mars's density (mass divided by volume) is about 3.933 grams per cubic centimeter. This is roughly 70 percent of the density of Earth.
Gravitational force
Because Mars is so much smaller and less dense than Earth, the force due to gravity at the Martian surface is only about 38 percent of that on Earth. Thus, a person standing on Mars would feel as if his or her weight had decreased by 62 percent. And if that person dropped a rock, the rock would fall to the surface more slowly than the same rock would fall to Earth.
Physical features of Mars
Scientists do not yet know much about the interior of Mars. A good method of study would be to place a network of motion sensors called seismometers on the surface. Those instruments would measure tiny movements of the surface, and scientists would use the measurements to learn what lies beneath. Researchers commonly use this technique to study Earth's interior.
Scientists have four main sources of information on the interior of Mars: (1) calculations involving the planet's mass, density, gravity, and rotational properties; (2) knowledge of other planets; (3) analysis of Martian meteorites that fall to Earth; and (4) data gathered by orbiting space probes. They think that Mars probably has three main layers, as Earth has: (1) a crust of rock, (2) a mantle of denser rock beneath the crust, and (3) a core made mostly of iron.
Crust
Scientists suspect that the average thickness of the Martian crust is about 30 miles (50 kilometers). Most of the northern hemisphere lies at a lower elevation than the southern hemisphere. Thus, the crust may be thinner in the north than in the south.
The surface of Mars was sampled for signs of life by the Viking 2 lander in 1976. A mechanical sampling arm dug the grooves near the round rock at the lower left. The cylinder at the right covered the sampling device and was ejected after landing.
The surface of Mars was sampled for signs of life by the Viking 2 lander in 1976. A mechanical sampling arm dug the grooves near the round rock at the lower left. The cylinder at the right covered the sampling device and was ejected after landing. The cylinder is about 12 inches (30 centimeters) long. Image credit: NASA/National Space Science Data Center
Much of the crust is probably composed of a volcanic rock called basalt (buh SAWLT). Basalt is also common in the crusts of Earth and the moon. Some Martian crustal rocks, particularly in the northern hemisphere, may be a form of andesite. Andesite is also a volcanic rock found on Earth, but it contains more silica than basalt does. Silica is a compound of silicon and oxygen.
Mantle
The mantle of Mars is probably similar in composition to Earth's mantle. Most of Earth's mantle rock is peridotite (PEHR uh DOH tyt), which is made up chiefly of silicon, oxygen, iron, and magnesium. The most abundant mineral in peridotite is olivine (OL uh veen).
The main source of heat inside Mars must be the same as that inside Earth: radioactive decay, the breakup of the nuclei of atoms of elements such as uranium, potassium, and thorium. Due to radioactive heating, the average temperature of the Martian mantle may be roughly 2700 degrees F (1500 degrees C).
Core
Mars probably has a core composed of iron, nickel, and sulfur. The density of Mars gives some indication of the size of the core. Mars is much less dense than Earth. Therefore, the radius of Mars's core relative to the overall radius of Mars must be smaller than the radius of Earth's core relative to the overall radius of Earth. The radius of the Martian core is probably between 900 and 1,200 miles (1,500 and 2,000 kilometers).
Unlike Earth's core, which is partially molten (melted), the core of Mars probably is solid. Scientists suspect that the core is solid because Mars does not have a significant magnetic field. A magnetic field is an influence that a magnetic object creates in the region around it. Motion within a planet's molten core makes the core a magnetic object. The motion occurs due to the rotation of the planet.
Data from Mars Global Surveyor show that some of the planet's oldest rocks formed in the presence of a strong magnetic field. Thus, in the distant past, Mars may have had a hotter interior and a molten core.
Surface features
Mars has many of the kinds of surface features that are common on Earth. These include plains, canyons, volcanoes, valleys, gullies, and polar ice. But craters occur throughout the surface of Mars, while they are rare on Earth. In addition, fine-grained reddish dust covers almost all the Martian surface.
Plains
Many regions of Mars consist of flat, low-lying plains. Most of these areas are in the northern hemisphere. The lowest of the northern regions are among the flattest, smoothest places in the solar system. They may be so smooth because they were built up from deposits of sediment (tiny particles that settle to the bottom of a liquid). There is ample evidence that water once flowed across the Martian surface. The water would have tended to collect in the lowest spots on the planet and thus would have deposited sediments there.
Canyons
The Valles Marineris system of valleys is about 2,500 miles (4,000 kilometers) long -- roughly one-fifth the distance around the planet Mars. Parts of the system are 6 miles (10 kilometers) deep.
The Valles Marineris system of valleys is about 2,500 miles (4,000 kilometers) long -- roughly one-fifth the distance around the planet Mars. Parts of the system are 6 miles (10 kilometers) deep. Image credit: NASA/National Space Science Data Center
Along the equator lies one of the most striking features on the planet, a system of canyons known as the Valles Marineris. The name is Latin for Valleys of Mariner; a space probe called Mariner 9 discovered the canyons in 1971. The canyons run roughly east-west for about 2,500 miles (4,000 kilometers), which is close to the width of Australia or the distance from Philadelphia to San Diego. Scientists believe that the Valles Marineris formed mostly by rifting, a splitting of the crust due to being stretched.
Individual canyons of the Valles Marineris are as much as 60 miles (100 kilometers) wide. The canyons merge in the central part of the system, in a region that is as much as 370 miles (600 kilometers) wide. The depth of the canyons is enormous, reaching 5 to 6 miles (8 to 10 kilometers) in some places.
Large channels emerge from the eastern end of the canyons, and some parts of the canyons have layered sediments. The channels and sediments indicate that the canyons may once have been partly filled with water.
Volcanoes
Mars has the largest volcanoes in the solar system. The tallest one, Olympus Mons (Latin for Mount Olympus), rises 17 miles (27 kilometers) above the surrounding plains. It is about 370 miles (600 kilometers) in diameter. Three other large volcanoes, called Arsia Mons, Ascraeus Mons, and Pavonis Mons, sit atop a broad uplifted region called Tharsis.
All these volcanoes have slopes that rise gradually, much like the slopes of Hawaiian volcanoes. Both the Martian and Hawaiian volcanoes are shield volcanoes. They formed from eruptions of lavas that can flow for long distances before solidifying.
Mars also has many other types of volcanic landforms. These range from small, steep-sided cones to enormous plains covered in solidified lava. Scientists do not know how recently the last volcano erupted on Mars -- some minor eruptions may still occur.
Craters and impact basins
Many meteoroids have struck Mars over its history, producing impact craters. Impact craters are rare on Earth for two reasons: (1) Those that formed early in the planet's history have eroded away, and (2) Earth developed a dense atmosphere, preventing meteorites that could have formed craters from reaching the planet's surface.
Martian craters are similar to craters on Earth's moon, the planet Mercury, and other objects in the solar systems. The craters have deep, bowl-shaped floors and raised rims. Large craters can also have central peaks that form when the crater floor rebounds upward after an impact.
On Mars, the number of craters varies dramatically from place to place. Much of the surface of the southern hemisphere is extremely old, and so has many craters. Other parts of the surface, especially in the northern hemisphere, are younger and thus have fewer craters.
Some volcanoes have few craters, indicating that they erupted recently. The lava from the volcanoes would have covered any craters that existed at the time of the eruptions. And not enough time has passed since the eruptions for many new craters to form.
Some of the impact craters have unusual-looking deposits of ejecta, material thrown out of the craters at impact. These deposits resemble mudflows that have solidified. This appearance suggests that the impacting bodies may have encountered water or ice beneath the ground.
Mars has a few large impact craters. The largest is Hellas Planitia in the southern hemisphere. Planitia is a Latin word that can mean low plain or basin; Hellas Planitia is also known as the Hellas impact basin. The crater has a diameter of about 1,400 miles (2,300 kilometers). The crater floor is about 5.5 miles (9 kilometers) lower than the surrounding plain.
Channels in a Martian crater, in an image taken in 2000 by the Mars Global Surveyor, suggest to scientists that liquid water may have flowed across the surface of Mars in recent times.
Channels in a Martian crater, in an image taken in 2000 by the Mars Global Surveyor, suggest to scientists that liquid water may have flowed across the surface of Mars in recent times. Image credit: NASA
Channels, valleys, and gullies occur in many regions of Mars, apparently as a result of water erosion. The most striking of these features are known as outflow channels. These channels can be as wide as 60 miles (100 kilometers) and as long as 1,200 miles (2,000 kilometers). They appear to have been carved by enormous floods that rushed across the surface. In many cases, the water seems to have escaped suddenly from underground.
Many of the channels do not look like river systems on Earth, with the main river formed from smaller rivers and streams. Rather, those Martian channels arise fully formed from low-lying areas.
Other regions of Mars have much smaller features called valley networks. These networks look more like river systems on Earth. Martian valley networks are up to a few miles or kilometers wide and up to a few hundred miles or kilometers long. The networks are mostly ancient features. They suggest that the Martian climate may once have been warm enough to enable water to exist as a liquid.
The gullies are smaller still. Most of them lie at high latitudes. They may be a result of a leakage of a small amount of ground water to the surface within the past few million years.
Polar deposits
The most interesting features in the polar regions of Mars are thick stacks of finely layered deposits of material. Scientists believe that the layers consist of mixtures of water ice and dust. The deposits extend from the poles to latitudes of about 80 degrees in both hemispheres.
The atmosphere probably deposited the layers over long periods. The layers may provide evidence of seasonal weather activity and long-term changes in the Martian climate. One possible cause of climate changes is variation in the planet's obliquity. This variation alters the amount of sunlight falling on different parts of Mars. The variation in sunlight, in turn, may change the climate. Past climate changes could have affected the rate at which the atmosphere deposited dust and ice into layers.
Lying atop much of the layered deposits in both hemispheres are caps of water ice that remain frozen all year. The layers and overlying caps are several miles or kilometers thick.
In the wintertime, additional seasonal caps form from layers of frost. The seasonal caps are clearly visible through Earth-based telescopes. The frost consists of solid carbon dioxide (CO2) -- also known as "dry ice" -- that has condensed from CO2 gas in the atmosphere. In the deepest part of the winter, the frost extends from the poles to latitudes as low as 45 degrees -- halfway to the equator.
Atmosphere
The atmosphere of Mars contains much less oxygen (O2) than that of Earth. The O2 content of the Martian atmosphere is only 0.13 percent, compared with 21 percent in Earth's atmosphere. Carbon dioxide makes up 95.3 percent of the gas in the atmosphere of Mars. Other gases include nitrogen (N2), 2.7 percent; argon (Ar), 1.6 percent; carbon monoxide (CO), 0.07 percent; and water vapor (H2O), 0.03 percent.
Pressure
At the surface of Mars, the atmospheric pressure is typically only about 0.10 pound per square inch (0.7 kilopascal). This is roughly 0.7 percent of the atmospheric pressure at Earth's surface. When the seasons change on Mars, the atmospheric pressure at the surface there varies by 20 to 30 percent.
Each winter, the condensation of CO2 at the poles removes much gas from the atmosphere. When this happens, the atmospheric pressure due to CO2 gas decreases sharply. The opposite process occurs each summer. In addition, the atmospheric pressure varies as the weather changes during the day, much as on Earth.
Temperature
The atmosphere of Mars is coldest at high altitudes, from about 40 to 78 miles (65 to 125 kilometers) above the surface. At those altitudes, typical temperatures are below -200 degrees F (-130 degrees C). The temperature increases toward the surface, where daytime temperatures of -20 to -40 degrees F (-30 to -40 degrees C) are typical. In the lowest few miles or kilometers of the atmosphere, the temperature varies widely during the day. It can reach -150 degrees F (-100 degrees C) late at night, even near the equator.
Atmospheric temperatures can be warmer than normal when the atmosphere contains much dust. The dust absorbs sunlight and then transfers much of the resulting heat to the atmospheric gases.
Clouds
In the Martian atmosphere, thin clouds made up of particles of frozen CO2 can form at high altitudes. In addition, clouds, haze, and fog composed of particles of water ice are common. Haze and fog are especially frequent in the early morning. At that time, temperatures are the lowest, and water vapor is therefore most likely to condense.
Wind
The Martian atmosphere, like that of Earth, has a general circulation, a wind pattern that occurs over the entire planet. Scientists have studied the global wind patterns of Mars by observing the motions of clouds and changes in the appearance of wind-blown dust and sand on the surface.
Global-scale winds occur on Mars as a result of the same process that produces such winds on Earth. The sun heats the atmosphere more at low latitudes than at high latitudes. At low latitudes, the warm air rises, and cooler air flows in along the surface to take its place. The warm air then travels toward the cooler regions at higher latitudes. At the higher latitudes, the cooler air sinks, then travels toward the equator.
On Mars, the condensation and evaporation of CO2 at the poles influence the general circulation. When winter begins, atmospheric CO2 condenses at the poles, and more CO2 flows toward the poles to take its place. When spring arrives, CO2 frost evaporates, and the resulting gas flows away from the poles.
Surface winds on Mars are mostly gentle, with typical speeds of about 6 miles (10 kilometers) per hour. Scientists have observed wind gusts as high as 55 miles (90 kilometers) per hour. However, the gusts exert much less force than do equally fast winds on Earth. The winds of Mars have less force because of the lower density of the Martian atmosphere.
Dust storms
Some of the most spectacular weather occurs on Mars when dust blows in the wind. Small, swirling winds can lift dust off the surface for brief intervals. These winds create dust devils, tiny storms that look like tornadoes.
Large dust storms begin when wind lifts dust into the atmosphere. The dust then absorbs sunlight, warming the air around it. As the warmed air rises, more winds occur, lifting still more dust. As a result, the storm becomes stronger.
At larger scales, dust storms can blanket areas from more than 200 miles (320 kilometers) to a few thousand miles or kilometers across. The largest storms can cover the entire surface of Mars. Storms of that size are unusual, but they can last for months. The strongest storms can block almost the entire surface from view. Such storms occurred in 1971 and 2001.
Dust storms are most common when Mars is closest to the Sun. More storms occur then because that is when the sun heats the atmosphere the most.
Satellites
Mars has two tiny moons, Phobos and Deimos. The American astronomer Asaph Hall discovered them in 1877 and named them for the sons of Ares. Both satellites are irregularly shaped. The largest diameter of Phobos is about 17 miles (27 kilometers); that of Deimos, about 9 miles (15 kilometers).
The two satellites have many craters that formed when meteoroids struck them. The surface of Phobos also has a complicated pattern of grooves. These may be cracks that developed when an impact created the satellite's largest crater.
Scientists do not know where Phobos and Deimos formed. They may have come into existence in orbit around Mars at the same time the planet formed. Another possibility is that the satellites formed as asteroids near Mars. The gravitational force of Mars then pulled them into orbit around the planet. The color of both satellites is a dark gray that is similar to the color of some kinds of asteroids.
Evolution of Mars
Scientists know generally how Mars evolved after it formed about 4.6 billion years ago. Their knowledge comes from studies of craters and other surface features. Features that formed at various stages of the planet's evolution still exist on different parts of the surface. Researchers have developed an evolutionary scenario that accounts for the sizes, shapes, and locations of those features.
Researchers have ranked the relative ages of surface regions according to the number of impact craters observed. The greater the number of craters in a region, the older the surface there.
However, scientists have not yet determined exactly when the various evolutionary stages occurred. To do that, they would need to know the ages of rocks of surface features representing those stages. They could determine how old such rocks are if they could analyze samples of them in a laboratory. But no space probe has ever brought Martian rocks to Earth.
Scientists have divided the "lifetime" of Mars into three periods. From the earliest to the most recent, the periods are: (1) The Noachian (noh AY kee uhn), (2) the Hesperian, and (3) the Amazonian. Each period is named for a surface region that was created during that period.
The Noachian Period is named for Noachis Terra, a vast highland in the southern hemisphere. During the Noachian Period, a tremendous number of rocky objects of all sizes, ranging from small meteoroids to large asteroids, struck Mars. The impact of those objects created craters of all sizes. The Noachian was also a time of great volcanic activity.
In addition, water erosion probably carved the many small valley networks that mark Mars's surface during the Noachian Period. The presence of those valleys suggests that the climate may have been warmer during the Noachian Period than it is today.
The Hesperian Period
The intense meteoroid and asteroid bombardment of the Noachian Period gradually tapered off, marking the beginning of the Hesperian Period. This period is named for Hesperia Planum, a high plain in the lower latitudes of the southern hemisphere.
During the Hesperian Period, volcanic activity continued. Volcanic eruptions covered over Noachian craters in many parts of Mars. Most of the largest outflow channels on the planet are of Hesperian age.
The Amazonian Period, which is characterized by a low rate of cratering, continues to this day. The period is named for Amazonis Planitia, a low plain that is in the lower latitudes of the northern hemisphere.
Volcanic activity has occurred throughout the Amazonian Period, and some of the largest volcanoes on Mars are of Amazonian age. The youngest geologic materials on Mars, including the ice deposits at the poles, are also Amazonian.
Possibility of life
Mars might once have harbored life, and living things might exist there even today. Mars almost certainly has three ingredients that scientists believe are necessary for life: (1) chemical elements such as carbon, hydrogen, oxygen, and nitrogen that form the building blocks of living things, (2) a source of energy that living organisms can use, and (3) liquid water.
The essential chemical elements likely were present throughout the planet's history. Sunlight could be the energy source, but a second source of energy could be the heat inside Mars. On Earth, internal heat supports life in the deep ocean and in cracks in the crust.
Liquid water apparently carved Mars's large channels, its smaller valleys, and its young gullies. In addition, there are vast quantities of ice within about 3 feet (1 meter) of the surface near the south pole and perhaps near the north pole. Thus, water apparently has existed near the surface over much of the planet's history. And water is probably present beneath the surface today, kept liquid by Mars's internal heat.
A curved, rodlike structure shown in the center of this photo has been referred to as a fossilized Martian creature by some scientists. The structure is about 200 billionths of a meter long and is part of a Martian rock that was found on Earth.
A curved, rodlike structure shown in the center of this photo has been referred to as a fossilized Martian creature by some scientists. The structure is about 200 billionths of a meter long and is part of a Martian rock that was found on Earth. Image credit: NASA/Johnson Space Center
In 1996, scientists led by David S. McKay, a geologist at the National Aeronautics and Space Administration's Johnson Space Center in Houston, reported that scientists there had found evidence of microscopic Martian life. They discovered this evidence inside a meteorite that had made its way to Earth. The meteorite had been blasted from the surface of Mars, almost certainly by the impact of a much larger meteorite. The small meteorite had then journeyed to Earth, attracted by Earth's gravity. The trip may have taken millions of years.
The evidence included complex organic molecules, grains of a mineral called magnetite that can form within some kinds of bacteria, and tiny structures that resemble fossilized microbes. The scientists' conclusions are controversial, however. There is no general scientific agreement that Mars has ever harbored life.
History of Mars study
Observation from Earth
Observing Mars through Earth-based telescopes, early astronomers discovered polar caps that grow and shrink with the seasons. They also found light and dark markings that change their shape and location.
In the late 1800's, the Italian astronomer Giovanni V. Schiaparelli reported that he saw a network of fine dark lines. He called these lines canali, which is Italian for channels. But canali was generally mistranslated as canals. Many other astronomers also reported seeing such features. Among those observers was the American astronomer Percival Lowell, who referred to the features as canals. Lowell speculated that the canals had been built by a Martian civilization.
The canals turned out not to exist. In some cases, the observers had misinterpreted dark, blurry regions that they had actually seen. In other cases, there was no relationship between "canals" and real features.
However, the changing dark and light markings were real. Some scientists thought that the changing patterns might result from the growth and death of vegetation. Much later, other scientists suspected correctly that the cause was the Martian winds. Light and dark materials blow to and fro across the surface.
Observation by spacecraft
Robotic spacecraft began detailed observation of Mars in the 1960's. The United States launched Mariner 4 to Mars in 1964 and Mariners 6 and 7 in 1969. Each flew by Mars about half a year after its launch. The craft took pictures showing that Mars is a barren world, with craters like those on the moon. There was no sign of liquid water or life. The spacecraft observed few of the planet's most interesting features because they happened to fly by only heavily cratered regions.
In 1971, Mariner 9 went into orbit around Mars. This craft mapped about 80 percent of Mars. It made the first discoveries of the planet's canyons and volcanoes. It also found what appear to be dry riverbeds.
The Sojourner Rover examines a rock on Mars. The rover traveled from Earth aboard the Mars Pathfinder space probe, then rolled down a ramp to the surface. Sojourner is only 24 3/4 inches (63 centimeters) long.
The Sojourner Rover examines a rock on Mars. The rover traveled from Earth aboard the Mars Pathfinder space probe, then rolled down a ramp to the surface. Sojourner is only 24 3/4 inches (63 centimeters) long. Image credit: NASA
The next major mission to Mars was Viking, launched by the United States in 1975. Viking consisted of two orbiters and two landers. Its main goal was to search for life. The orbiters scouted out landing sites for the landers, which touched down in July and September 1976. The landers took the first close-up pictures of the Martian surface, and they sampled the soil. They found no strong evidence for life.
The next two successful probes were Mars Pathfinder, which was a lander, and Mars Global Surveyor, an orbiter. The United States launched both craft in 1996. The main objective of Pathfinder was to demonstrate a new landing system. Inflated air bags cushioned the probe's landing in July 1997. Pathfinder also carried a small roving vehicle called Sojourner. The rover rolled down a ramp to the surface, and then moved from rock to rock. Pathfinder sent spectacular photos back to Earth, and Sojourner analyzed rocks and soil. People throughout the world watched television pictures of Sojourner doing its work.
Mars Global Surveyor studied the composition of the Martian surface, photographed the surface in detail, and measured its elevation. The space probe went into orbit around Mars in 1997.
Mars Global Surveyor studied the composition of the Martian surface, photographed the surface in detail, and measured its elevation. The space probe went into orbit around Mars in 1997. Image credit: NASA/JPL
Mars Global Surveyor carried a group of sophisticated scientific instruments. A laser altimeter used laser beams to determine the elevation of the Martian surface. This instrument produced maps of the entire surface that are accurate to within 1 yard or meter of elevation. An infrared spectrometer determined the composition of some of the minerals on the surface. A high-resolution camera revealed a host of new geologic features. These include layered sediments that may have been deposited in liquid water, and small gullies that appear to have been carved by water.
In April 2001, the United States launched the Mars Odyssey probe. The probe carried instruments to analyze the chemical composition of the Martian surface and the rocks just below the surface, to determine whether there is water ice on or beneath the surface, and to study the radiation near Mars. Mars Odyssey went into orbit around the planet in October 2001. In 2002, the probe discovered vast amounts of water ice beneath the surface. Most of the ice found is in the far southern part of the planet, south of 60 degrees south latitude. Scientists also suspect that there are large amounts of water ice north of 60 degrees north latitude. However, when the discovery was made, CO2 frost covered most of that area, preventing the probe from detecting underlying ice.
The water ice found in the south is in the upper 3 feet (1 meter) of soil. That soil is more than 50 percent water ice by volume. The total volume of the water ice discovered is roughly 2,500 cubic miles (10,400 cubic kilometers), more than enough to fill Lake Michigan twice.
The probe cannot detect evidence of water at depths greater than 3 feet. Thus, scientists cannot yet determine the total depth or the total volume of all the water ice on Mars.
Mars was photographed by the Hubble Space Telescope in August 2003 as the planet passed closer to Earth than it had in nearly 60,000 years.
Mars was photographed by the Hubble Space Telescope in August 2003 as the planet passed closer to Earth than it had in nearly 60,000 years. The photographs captured many features of the Martian surface, including dark, circular impact craters and the bright ice of the southern polar cap. Image credit: NASA, J. Bell (Cornell U.) and M. Wolff (SSI)
Mars passed closer to Earth in August 2003 than it had in nearly 60,000 years. In that year, scientists launched three new probes. The European Space Agency's Mars Express mission included an orbiter that carried scientific instruments and a lander designed to analyze the planet's soil for evidence of life. The United States launched two rovers, nicknamed Spirit and Opportunity, to explore different regions of the planet's surface.
In December 2003, Mars Express went into orbit around the planet and released its lander, Beagle 2. Mars Express immediately began transmitting pictures and other information about the planet, but mission managers could not contact Beagle 2 and feared it was lost. In early January 2004, the U.S. rover Spirit landed safely in an area called Gusev Crater. The rover Opportunity landed later that month in an area called Meridiani Planum. The rovers transmitted detailed photographs of Martian ground features and began analyzing rocks and soil for evidence that large amounts of liquid water once existed on the planet's surface.
In March 2004, U.S. scientists announced that they had concluded that Meridiani Planum once held large amounts of liquid water. Their evidence came from an outcropping of Martian bedrock found in the small crater in which Opportunity landed. The rover's analysis showed that the rock contained large amounts of sulfate salts, which contain sulfur and oxygen. On Earth, such high concentrations of sulfate salts occur only in rocks that formed in water or were exposed to water for long periods. The outcropping's surface also bore tiny pits similar to those found on Earth where salt crystals formed in wet rock and later dissolved or eroded away.
Mars was photographed by the Hubble Space Telescope in August 2003 as the planet passed closer to Earth than it had in nearly 60,000 years.
The rover Spirit rests on Mars in a composite image made up of photographs taken by a camera mounted above the rover's body. Spirit landed on Mars in early January 2004. The pole at the lower left is one of the antennas Spirit uses to communicate with NASA controllers. Image credit: NASA
The rover mission was scheduled to last only 90 days, but it was extended because Spirit and Opportunity continued to function well. In June 2004, Opportunity descended into a large crater that mission managers called Endurance and analyzed the layers of bedrock there. Also in June, Spirit arrived at a group of hills, called Columbia Hills, after a drive of over 2 miles (3 kilometers). The rovers continued to explore these sites for several months.
Contributor: Steven W. Squyres, Ph.D., Professor of Astronomy, Cornell University.
How to cite this article: To cite this article, World Book recommends the following format: Squyres, Steven W. "Mars." World Book Online Reference Center. 2004. World Book, Inc. (http://www.worldbookonline.com/wb/Article?id=ar346000.)
Senin, 19 Oktober 2009
Opini
Program 100 Hari SBY-Boediono
Tradisi program kerja 100 hari presiden terpilih Indonesia baru dikenal semenjak masa Reformasi. Seratus hari atau tiga bulan adalah waktu yang cukup singkat. Tradisi ini memang banyak dinanti oleh masyarakat. Banyak pihak yang ingin mengetahui apa saja langkah yang akan dilakukan presiden terpilih dalam jangka waktu tiga bulan tersebut?
Tradisi program kerja 100 hari presiden terpilih Indonesia baru dikenal semenjak masa Reformasi. Seratus hari atau tiga bulan adalah waktu yang cukup singkat. Tradisi ini memang banyak dinanti oleh masyarakat. Banyak pihak yang ingin mengetahui apa saja langkah yang akan dilakukan presiden terpilih dalam jangka waktu tiga bulan tersebut?
http://www.kliksaya.com/upload/576/57668/GBR007736.gif
http://www.kliksaya.com/upload/455/45587/GBR007046.gif
Pasang Iklan Disini
Rp.1,202,953 Sehari?
Mau tahu gmn saya menghasilkan Rp 1,202,953 Sehari Di Internet !
Mau dapat 1,5jt/hari?
Anda akan terbebas dari masalah keuangan!Terbukti!!garansi 100%
Solusi keuangan
Sukses berbisnis di internet hanya dengan modal 120rb
Dapat 3 Juta dlm 30 menit
Hasilkan 3 Juta dalam 30 Menit dari Sekarang, Daftar dan Buktikan !
Promo Ultah Disc 20%
Domain 72Rb, Host USA 7Rb, IIX (Ind.) 16Rb, Bikin Web cuma 750Rb
Mau tahu gmn saya menghasilkan Rp 1,202,953 Sehari Di Internet !
Mau dapat 1,5jt/hari?
Anda akan terbebas dari masalah keuangan!Terbukti!!garansi 100%
Solusi keuangan
Sukses berbisnis di internet hanya dengan modal 120rb
Dapat 3 Juta dlm 30 menit
Hasilkan 3 Juta dalam 30 Menit dari Sekarang, Daftar dan Buktikan !
Promo Ultah Disc 20%
Domain 72Rb, Host USA 7Rb, IIX (Ind.) 16Rb, Bikin Web cuma 750Rb
Vedio Clip Ungu Dia Maha Sempurna belum tersedia Silahkan cek beberapa hari lagi.
* Lagu Populer
* Koleksi Baru
* Lain-Lain
* Info
1. Anang – Separuh Jiwaku Pergi
2. Nidji – Sang Mantan
3. ST 12 – Biarkan Jatuh Cinta
4. Wali – Baik Baik Sayang
5. Zigaz – Sahabat Jadi Cinta
6. Project Pop – Batal Kawin
7. Sherina – Cinta Pertama Dan Terakhir
8. Geisha – Jika Cinta Dia
9. Firman – Kehilangan
10. Angkasa – Jangan Ada Dusta Diantara Kita
11. Vierra – Perih
12. Mikha Tambayong – Cinta Pertama (OST Kepompong)
13. Ungu – Dilema Cinta
14. She – Jomblowati
15. ST12 – MemujaMu
16. Seventeen – Jalan Terbaik
17. DMasiv – Jangan Menyerah
18. D Masiv – Syair Dunia
19. The Potters – Keterlaluan
20. Ungu – Dia Maha Sempurna
21. Lyla – Bernafas Tanpamu
22. The Virgin – Belahan Jiwa
23. Saykoji – Copy My Style Again
24. ST 12 – Isabella (Slow Version)
25. Vierra – Bersamamu
26. Adrian Martadinata – Ajari Aku
27. Michael Jackson – One Day In Your Life
28. Opick ft Amanda – Maha Melihat (Ost.Manohara)
29. Saykoji – Copy My Style
* Koleksi Baru
* Lain-Lain
* Info
1. Anang – Separuh Jiwaku Pergi
2. Nidji – Sang Mantan
3. ST 12 – Biarkan Jatuh Cinta
4. Wali – Baik Baik Sayang
5. Zigaz – Sahabat Jadi Cinta
6. Project Pop – Batal Kawin
7. Sherina – Cinta Pertama Dan Terakhir
8. Geisha – Jika Cinta Dia
9. Firman – Kehilangan
10. Angkasa – Jangan Ada Dusta Diantara Kita
11. Vierra – Perih
12. Mikha Tambayong – Cinta Pertama (OST Kepompong)
13. Ungu – Dilema Cinta
14. She – Jomblowati
15. ST12 – MemujaMu
16. Seventeen – Jalan Terbaik
17. DMasiv – Jangan Menyerah
18. D Masiv – Syair Dunia
19. The Potters – Keterlaluan
20. Ungu – Dia Maha Sempurna
21. Lyla – Bernafas Tanpamu
22. The Virgin – Belahan Jiwa
23. Saykoji – Copy My Style Again
24. ST 12 – Isabella (Slow Version)
25. Vierra – Bersamamu
26. Adrian Martadinata – Ajari Aku
27. Michael Jackson – One Day In Your Life
28. Opick ft Amanda – Maha Melihat (Ost.Manohara)
29. Saykoji – Copy My Style
Minggu, 18 Oktober 2009
Michael Jackson One Day In Your Life
One day in your life
you’ll remember a place
Someone’s touching your face
You’ll come back and you’ll look around you
One day in your life
You’ll remember the love you found here
You’ll remember me somehow
Though you don’t need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You’ll remember one day…
One day in your life
When you find that you’re always waiting
For the love we used to share
Just call my name
And I’ll be there
(Oh-oh-oh-oh-oh…)
You’ll remember me somehow
Though you don’t need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You’ll remember one day…
One day in your life
When you find that you’re always longing
for the love we used to share
Just call my name
And I’ll be there
(Ohh…)
you’ll remember a place
Someone’s touching your face
You’ll come back and you’ll look around you
One day in your life
You’ll remember the love you found here
You’ll remember me somehow
Though you don’t need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You’ll remember one day…
One day in your life
When you find that you’re always waiting
For the love we used to share
Just call my name
And I’ll be there
(Oh-oh-oh-oh-oh…)
You’ll remember me somehow
Though you don’t need me now
I will stay in your heart
And when things fall apart
You’ll remember one day…
One day in your life
When you find that you’re always longing
for the love we used to share
Just call my name
And I’ll be there
(Ohh…)
Sabtu, 17 Oktober 2009
Memilih Bisnis Yang Tepat
Alfian,
Hari ini saya akan membahas tentang pemilihan bisnis
yang tepat tuh seperti apa sih?
Dan kenapa perlu untuk memiliki bisnis sendiri?
Silahkan di simak di:
http://dbc-network.biz/bisnis-jangka-panjang?id=kesumaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ22&s=hL4Si&y=3&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Hari ini saya akan membahas tentang pemilihan bisnis
yang tepat tuh seperti apa sih?
Dan kenapa perlu untuk memiliki bisnis sendiri?
Silahkan di simak di:
http://dbc-network.biz/bisnis-jangka-panjang?id=kesumaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ22&s=hL4Si&y=3&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Penipuan Berkedok Internet Marketing
Alfian
Dunia internet marketing Indonesia sudah mulai marak..
Sudah mulai banyak yang memanfaatkan internet untuk menjadi
sebuah peluang usaha..
Sayang nya tidak sedikit yang sebenarnya hanya tipuan..
Jadi harap hati-hati ya memilih nya..
Di tulisan saya hari ini, saya akan membahas tentang
dasar-dasar praktek Internet marketing, silahkan dibaca di:
http://dbc-network.biz/training-internet-marketing?id=kesumaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ2Z&s=hL4Si&y=N&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Dunia internet marketing Indonesia sudah mulai marak..
Sudah mulai banyak yang memanfaatkan internet untuk menjadi
sebuah peluang usaha..
Sayang nya tidak sedikit yang sebenarnya hanya tipuan..
Jadi harap hati-hati ya memilih nya..
Di tulisan saya hari ini, saya akan membahas tentang
dasar-dasar praktek Internet marketing, silahkan dibaca di:
http://dbc-network.biz/training-internet-marketing?id=kesumaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ2Z&s=hL4Si&y=N&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Jumat, 16 Oktober 2009
Alfian, Nikmatilah Perbedaan...!
** Asian Brain Newsletter - Think & Succeed! **
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
Untuk Alfian temanku yang baik hati,
Jika Alfian memiliki teman atau saudara
yg ingin belajar 'Internet Marketing',
atau ingin mengembangkan bisnis bahkan
HOBI mereka lewat Internet, jangan
lupa untuk memberitahu mereka belajar
dulu bersama saya ya ;-)
Alfian tinggal beritahu mereka situsnya:
=> http://www.AsianBrain.com
Saya sudah menjalankan bisnis online
ini sekitar 10 tahun! So, I know what I
am doing! :-)
Alfian, biaya kuliah sekarang semakin
mahal, dan persaingan untuk mendapatkan
peluang pekerjaan offline semakin ketat!
Saya yakin, sekolah saya, Asian Brain
bisa menjadi salah satu jawaban bagi
mereka yang ingin mengembangkan sayap
pd dunia baru, yaitu Internet Marketing!
Biaya belajar / kursus di Asian Brain
saat ini harganya Rp.1.750.000 per
tahun! Jauh lebih murah dibandingkan
biaya kuliah saat ini, bukan? :-)
Saya mengajarkan setiap orang bagaimana
cara memulai bisnis melalui internet
secara setahap demi setahap melalui
eBook dan video training!
Tidak peduli orang itu gaptek, kalau
sudah nonton video training dari saya,
dijamin akan cepat mengerti! ;-)
Note: Biaya belajar/kursus satu tahun
di atas bisa diduakalikan! Atau bisa
juga dilakukan dengan cara bulan per
bulan.
Keterangan lebih lanjut bisa Alfian
baca di http://www.AsianBrain.com
Saya sarankan Alfian untuk mencobanya
saja dulu, karena bulan pertamanya saya
berikan GRATIS kok! :-)
The last but not least... Alfian sudah
membaca beberapa artikel motivasi dari
saya sejauh ini, semuanya mudah dibaca
dan dipahami bukan? :-)
InsyaAllah pelajaran Internet Marketing
yang saya berikan di Asian Brain juga
sama, akan sangat mudah dipahami! :-)
Jika Alfian atau teman Alfian belajar
Bisnis Online bersama saya, saya jamin
akan banyak mendapatkan ilmu baru! :-)
Murid saya saat ini sudah ada RIBUAN,
tersebar dari Sabang sampai Merauke!
Dan terus bertambah *setiap hari*
Saat ini, banyak org yang tidak tau
atau menyadari bahwa sebenarnya
ada *banyak sekali* ladang emas yang
bisa dikembangkan melalui internet!
Kita bisa mempromosikan bisnis, bahkan
HOBI kita secara 'Nasional' bahkan
ke seluruh dunia!
Untuk itulah Asian Brain hadir,
memberikan ilmunya! :-)
Okay Alfian, anyway... jika ada
pertanyaan seputar kursus internet marketing
di Asian Brain, jangan sungkan untuk email
melalui: admin@asianbrain.com
Atau Alfian juga bisa telpon ke:
(022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Jangan lupa untuk mengunjungi situsnya juga:
http://www.AsianBrain.com di sana cukup
banyak informasi yang akan menjawab
semua pertanyaan Alfian!
Ok! Sekian iklan dari saya! :-)
Di bawah adalah artikel keempat dari saya
untuk Alfian.
Selamat membaca. Semoga bermanfaat! :-)
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
---------------------------
Main Article :
---------------------------
Nikmati Perbedaan!
Ditulis oleh: Anne Ahira untuk Alfian!
Perbedaan adalah anugrah dari
Yang Maha Kuasa!
Lihatlah sekeliling kita, indahnya
warna-warni bunga, warna-warni satwa,
dan segala keragaman lain yang
menghiasi dunia.
Bayangkan kalau kita hanya mengenal
warna hitam saja! Alangkah gelapnya
dunia ini! :-)
Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni,
kita tidak akan merasakan hidup
semeriah dan seindah sekarang ini,
betul?! :-)
Begitu pun dengan kehidupan, setiap
insan selalu berhadapan dengan segala
macam perbedaan dan warna-warni
kehidupan.
Tapi sayang, tidak semua orang mampu
melihat perbedaan sebagai kekayaan.
Banyak orang merasa tersiksa karena
perbedaan alias mereka tidak mampu
menikmatinya.
Berbagai bentuk kejahatan dimulai hanya
karena perbedaan. Entah itu perbedaan
warna kulit, agama, suku bangsa,
prinsip, atau sekadar pendapat.
Sebenarnya, perbedaan bukanlah sesuatu
yang bisa dihindari. Setiap orang lahir
dengan perbedaan dan keunikannya
masing-masing. Mulai dari perbedaan
fisik, pola pikir, kesenangan, dan
lain-lain.
Tidaklah mungkin segala sesuatu hal sama.
Bahkan kesamaan pun sebenarnya tidak
selalu menguntungkan.
Coba bayangkan, seandainya semua orang
memiliki kemampuan memimpin, lantas
siapa yang mau dipimpin? Kalau semua
orang menjadi orang tua, siapa yang mau
jadi anak? Siapa juga yang akan
menerima sedekah, jika semua orang
ditakdirkan kaya?
Perbedaan ada bukan untuk dijadikan
alat perpecahan. Banyak hal positif
yang bisa kita peroleh dengan perbedaan.
Namun, tentu saja semua itu harus
bersyarat. Nah, syarat apa saja yang
harus dipenuhi?
Berikut di antaranya...
1. Cara pandang kita terhadap perbedaan.
Berpikirlah positif dengan mensyukuri
adanya perbedaan. Anggaplah perbedaan
sebagai kekayaan. Cara pandang yang
benar akan melahirkan sikap yang tepat.
Ada baiknya kita mencari persamaan
terlebih dahulu, sebelum mencari
perbedaan.
2. Kelola perbedaan sebaik mungkin.
Musyawarah untuk mencapai kesepakatan
adalah jalan yang tepat untuk mengelola
perbedaan.
Berlatihlah utk menghargai, menerima,
menjalankan dan bertanggungjawab
terhadap keputusan bersama, meski
berlawanan dengan ide awal kita.
3. Selalu posisikan segala sesuatu
pada tempatnya.
Saat bekerja sama dengan orang lain,
salurkan potensi, karakter, minat yang
berbeda-beda pada posisi 'yang tepat'.
Cara ini akan mendorong tercapainya
tujuan bersama dan mendukung
pengembangan potensi masing-masing
individu.
4. Jangan pernah meremehkan orang lain.
Apapun dan bagaimana pun kondisi atau
pendapat orang lain, perlakukan mereka
selayaknya diri kita ingin diperlakukan.
Anggaplah semua orang penting. Mereka
memiliki peran tersendiri, yg bisa jadi
tdk bisa digantikan oleh orang lain.
5. Jangan menonjolkan diri atau sombong.
Merasa diri paling penting dan lebih
baik daripada orang lain *tidak akan*
menambah nilai lebih bagi kita. Toh
kita tidak bisa hidup tanpa orang lain.
Jadilah beton dalam bangunan. Meski
tidak nampak, namun sesungguhnya ialah
yang menjadi penyangga kokohnya sebuah
bangunan. :-)
6. Cari sumber informasi yang terjamin
kebenarannya.
Perbedaan bisa muncul karena informasi
yang salah. Oleh sebab itu, pastikan
sumber informasi kita bisa terjamin dan
dapat dipercaya kebenarannya. Lebih
bagus lagi jika disertai bukti yang
mendukung.
7. Koreksi diri sendiri sebelum
menyalahkan orang lain.
Menyalahkan orang lain terus menerus
tidak akan banyak membantu kita. Bisa
jadi kesalahan sebenarnya terletak pada
diri kita. Karenanya, koreksi diri
sendiri terlebih dahulu merupakan
langkah yang paling bijaksana.
So, berhentilah menyesalkan perbedaan.
Karena jika tidak, Alfian akan
kehilangan sumber kebahagiaan! :-)
Sukses selalu untuk Alfian!
Sampai ketemu minggu depan! :-)
************** RESOURCE BOX ********************
Ingin Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Internet?
Belajar bersama Anne Ahira di http://www.AsianBrain.com
Bulan Pertama GRATIS!
Belajar bersama Ahira, DIJAMIN Alfian tidak akan menyesal!
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LExMjGxsDA==
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
Untuk Alfian temanku yang baik hati,
Jika Alfian memiliki teman atau saudara
yg ingin belajar 'Internet Marketing',
atau ingin mengembangkan bisnis bahkan
HOBI mereka lewat Internet, jangan
lupa untuk memberitahu mereka belajar
dulu bersama saya ya ;-)
Alfian tinggal beritahu mereka situsnya:
=> http://www.AsianBrain.com
Saya sudah menjalankan bisnis online
ini sekitar 10 tahun! So, I know what I
am doing! :-)
Alfian, biaya kuliah sekarang semakin
mahal, dan persaingan untuk mendapatkan
peluang pekerjaan offline semakin ketat!
Saya yakin, sekolah saya, Asian Brain
bisa menjadi salah satu jawaban bagi
mereka yang ingin mengembangkan sayap
pd dunia baru, yaitu Internet Marketing!
Biaya belajar / kursus di Asian Brain
saat ini harganya Rp.1.750.000 per
tahun! Jauh lebih murah dibandingkan
biaya kuliah saat ini, bukan? :-)
Saya mengajarkan setiap orang bagaimana
cara memulai bisnis melalui internet
secara setahap demi setahap melalui
eBook dan video training!
Tidak peduli orang itu gaptek, kalau
sudah nonton video training dari saya,
dijamin akan cepat mengerti! ;-)
Note: Biaya belajar/kursus satu tahun
di atas bisa diduakalikan! Atau bisa
juga dilakukan dengan cara bulan per
bulan.
Keterangan lebih lanjut bisa Alfian
baca di http://www.AsianBrain.com
Saya sarankan Alfian untuk mencobanya
saja dulu, karena bulan pertamanya saya
berikan GRATIS kok! :-)
The last but not least... Alfian sudah
membaca beberapa artikel motivasi dari
saya sejauh ini, semuanya mudah dibaca
dan dipahami bukan? :-)
InsyaAllah pelajaran Internet Marketing
yang saya berikan di Asian Brain juga
sama, akan sangat mudah dipahami! :-)
Jika Alfian atau teman Alfian belajar
Bisnis Online bersama saya, saya jamin
akan banyak mendapatkan ilmu baru! :-)
Murid saya saat ini sudah ada RIBUAN,
tersebar dari Sabang sampai Merauke!
Dan terus bertambah *setiap hari*
Saat ini, banyak org yang tidak tau
atau menyadari bahwa sebenarnya
ada *banyak sekali* ladang emas yang
bisa dikembangkan melalui internet!
Kita bisa mempromosikan bisnis, bahkan
HOBI kita secara 'Nasional' bahkan
ke seluruh dunia!
Untuk itulah Asian Brain hadir,
memberikan ilmunya! :-)
Okay Alfian, anyway... jika ada
pertanyaan seputar kursus internet marketing
di Asian Brain, jangan sungkan untuk email
melalui: admin@asianbrain.com
Atau Alfian juga bisa telpon ke:
(022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Jangan lupa untuk mengunjungi situsnya juga:
http://www.AsianBrain.com di sana cukup
banyak informasi yang akan menjawab
semua pertanyaan Alfian!
Ok! Sekian iklan dari saya! :-)
Di bawah adalah artikel keempat dari saya
untuk Alfian.
Selamat membaca. Semoga bermanfaat! :-)
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
---------------------------
Main Article :
---------------------------
Nikmati Perbedaan!
Ditulis oleh: Anne Ahira untuk Alfian!
Perbedaan adalah anugrah dari
Yang Maha Kuasa!
Lihatlah sekeliling kita, indahnya
warna-warni bunga, warna-warni satwa,
dan segala keragaman lain yang
menghiasi dunia.
Bayangkan kalau kita hanya mengenal
warna hitam saja! Alangkah gelapnya
dunia ini! :-)
Tanpa adanya perbedaan dan warna-warni,
kita tidak akan merasakan hidup
semeriah dan seindah sekarang ini,
betul?! :-)
Begitu pun dengan kehidupan, setiap
insan selalu berhadapan dengan segala
macam perbedaan dan warna-warni
kehidupan.
Tapi sayang, tidak semua orang mampu
melihat perbedaan sebagai kekayaan.
Banyak orang merasa tersiksa karena
perbedaan alias mereka tidak mampu
menikmatinya.
Berbagai bentuk kejahatan dimulai hanya
karena perbedaan. Entah itu perbedaan
warna kulit, agama, suku bangsa,
prinsip, atau sekadar pendapat.
Sebenarnya, perbedaan bukanlah sesuatu
yang bisa dihindari. Setiap orang lahir
dengan perbedaan dan keunikannya
masing-masing. Mulai dari perbedaan
fisik, pola pikir, kesenangan, dan
lain-lain.
Tidaklah mungkin segala sesuatu hal sama.
Bahkan kesamaan pun sebenarnya tidak
selalu menguntungkan.
Coba bayangkan, seandainya semua orang
memiliki kemampuan memimpin, lantas
siapa yang mau dipimpin? Kalau semua
orang menjadi orang tua, siapa yang mau
jadi anak? Siapa juga yang akan
menerima sedekah, jika semua orang
ditakdirkan kaya?
Perbedaan ada bukan untuk dijadikan
alat perpecahan. Banyak hal positif
yang bisa kita peroleh dengan perbedaan.
Namun, tentu saja semua itu harus
bersyarat. Nah, syarat apa saja yang
harus dipenuhi?
Berikut di antaranya...
1. Cara pandang kita terhadap perbedaan.
Berpikirlah positif dengan mensyukuri
adanya perbedaan. Anggaplah perbedaan
sebagai kekayaan. Cara pandang yang
benar akan melahirkan sikap yang tepat.
Ada baiknya kita mencari persamaan
terlebih dahulu, sebelum mencari
perbedaan.
2. Kelola perbedaan sebaik mungkin.
Musyawarah untuk mencapai kesepakatan
adalah jalan yang tepat untuk mengelola
perbedaan.
Berlatihlah utk menghargai, menerima,
menjalankan dan bertanggungjawab
terhadap keputusan bersama, meski
berlawanan dengan ide awal kita.
3. Selalu posisikan segala sesuatu
pada tempatnya.
Saat bekerja sama dengan orang lain,
salurkan potensi, karakter, minat yang
berbeda-beda pada posisi 'yang tepat'.
Cara ini akan mendorong tercapainya
tujuan bersama dan mendukung
pengembangan potensi masing-masing
individu.
4. Jangan pernah meremehkan orang lain.
Apapun dan bagaimana pun kondisi atau
pendapat orang lain, perlakukan mereka
selayaknya diri kita ingin diperlakukan.
Anggaplah semua orang penting. Mereka
memiliki peran tersendiri, yg bisa jadi
tdk bisa digantikan oleh orang lain.
5. Jangan menonjolkan diri atau sombong.
Merasa diri paling penting dan lebih
baik daripada orang lain *tidak akan*
menambah nilai lebih bagi kita. Toh
kita tidak bisa hidup tanpa orang lain.
Jadilah beton dalam bangunan. Meski
tidak nampak, namun sesungguhnya ialah
yang menjadi penyangga kokohnya sebuah
bangunan. :-)
6. Cari sumber informasi yang terjamin
kebenarannya.
Perbedaan bisa muncul karena informasi
yang salah. Oleh sebab itu, pastikan
sumber informasi kita bisa terjamin dan
dapat dipercaya kebenarannya. Lebih
bagus lagi jika disertai bukti yang
mendukung.
7. Koreksi diri sendiri sebelum
menyalahkan orang lain.
Menyalahkan orang lain terus menerus
tidak akan banyak membantu kita. Bisa
jadi kesalahan sebenarnya terletak pada
diri kita. Karenanya, koreksi diri
sendiri terlebih dahulu merupakan
langkah yang paling bijaksana.
So, berhentilah menyesalkan perbedaan.
Karena jika tidak, Alfian akan
kehilangan sumber kebahagiaan! :-)
Sukses selalu untuk Alfian!
Sampai ketemu minggu depan! :-)
************** RESOURCE BOX ********************
Ingin Dapat Penghasilan Tambahan Lewat Internet?
Belajar bersama Anne Ahira di http://www.AsianBrain.com
Bulan Pertama GRATIS!
Belajar bersama Ahira, DIJAMIN Alfian tidak akan menyesal!
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LExMjGxsDA==
Memilih Bisnis Yang Tepat
Alfian,
Hari ini saya akan membahas tentang pemilihan bisnis
yang tepat tuh seperti apa sih?
Dan kenapa perlu untuk memiliki bisnis sendiri?
Silahkan di simak di:
http://dbc-network.biz/bisnis-jangka-panjang?id=kesumaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ22&s=hL4Si&y=3&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Hari ini saya akan membahas tentang pemilihan bisnis
yang tepat tuh seperti apa sih?
Dan kenapa perlu untuk memiliki bisnis sendiri?
Silahkan di simak di:
http://dbc-network.biz/bisnis-jangka-panjang?id=kesumaa
Cheers,
Dini Shanti
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ22&s=hL4Si&y=3&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Kamis, 15 Oktober 2009
Hargai Apa Yang Kita Miliki
Ditulis oleh: Anne Ahira
Alfian,
Pernahkah Alfian mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!
Sekarang, coba Alfian bayangkan sejenak....
......Alfian menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Alfian melihat
atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Alfian tidak bisa
melihat indahnya dunia, Alfian tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Alfian tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Alfian? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Alfian renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
************** RESOURCE BOX ********************
Anne Ahira adalah PENDIRI Asian Brain Internet Marketing Center,
Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA
dan Terbaik di Indonesia.
Murid Anne Ahira kini telah mencapai RIBUAN. Tersebar dari
Sabang sampai Merauke! Keberhasilan Anne Ahira di dunia
Internet Marketing telah banyak dipublikasikan oleh media masa.
Kunjungi situsnya sekarang juga: http://www.AsianBrain.com
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0zByc7BxM
Alfian,
Pernahkah Alfian mendengar kisah Helen Kehler?
Dia adalah seorang perempuan yang dilahirkan
dalam kondisi buta dan tuli.
Karena cacat yang dialaminya, dia tidak bisa
membaca, melihat, dan mendengar. Nah, dlm
kondisi seperti itulah Helen Kehler dilahirkan.
Tidak ada seorangpun yang menginginkan
lahir dalam kondisi seperti itu. Seandainya
Helen Kehler diberi pilihan, pasti dia akan
memilih untuk lahir dalam keadaan normal.
Namun siapa sangka, dengan segala
kekurangannya, dia memiliki semangat hidup
yang luar biasa, dan tumbuh menjadi seorang
legendaris.
Dengan segala keterbatasannya, ia mampu
memberikan motivasi dan semangat hidup
kepada mereka yang memiliki keterbatasan
pula, seperti cacat, buta dan tuli.
Ia mengharapkan, semua orang cacat seperti
dirinya mampu menjalani kehidupan seperti
manusia normal lainnya, meski itu teramat sulit
dilakukan.
Ada sebuah kalimat fantastis yang pernah
diucapkan Helen Kehler:
"It would be a blessing if each person
could be blind and deaf for a few days
during his grown-up live. It would make
them see and appreciate their ability to
experience the joy of sound".
Intinya, menurut dia merupakan sebuah anugrah
bila setiap org yang sudah menginjak dewasa
itu mengalami buta dan tuli beberapa hari saja.
Dengan demikian, setiap orang akan lebih
menghargai hidupnya, paling tidak saat
mendengar suara!
Sekarang, coba Alfian bayangkan sejenak....
......Alfian menjadi seorang yang buta
dan tuli selama dua atau tiga hari saja!
Tutup mata dan telinga selama rentang waktu
tersebut. Jangan biarkan diri Alfian melihat
atau mendengar apapun.
Selama beberapa hari itu Alfian tidak bisa
melihat indahnya dunia, Alfian tidak bisa
melihat terangnya matahari, birunya langit, dan
bahkan Alfian tidak bisa menikmati musik/radio
dan acara tv kesayangan!
Bagaimana Alfian? Apakah beberapa hari cukup berat?
Bagaimana kalau dikurangi dua atau tiga jam saja?
Saya yakin hal ini akan mengingatkan siapa saja,
bahwa betapa sering kita terlupa untuk bersyukur
atas apa yang kita miliki. Kesempurnaan yang ada
dalam diri kita!
Seringkali yang terjadi dalam hidup kita adalah
keluhan demi keluhan.... Hingga tidak pernah
menghargai apa yang sudah kita miliki.
Padahal bisa jadi, apa yang kita miliki merupakan
kemewahan yang tidak pernah bisa dinikmati
oleh orang lain. Ya! Kemewahan utk orang lain!
Coba Alfian renungkan, bagaimana orang yang
tidak memiliki kaki? Maka berjalan adalah sebuah
kemewahan yang luar biasa baginya.
Helen Kehler pernah mengatakan, seandainya ia
diijinkan bisa melihat satu hari saja, maka ia yakin
akan mampu melakukan banyak hal, termasuk
membuat sebuah tulisan yang menarik.
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran, jika kita
mampu menghargai apa yang kita miliki, hal-hal
yang sudah ada dalam diri kita, tentunya kita akan
bisa memandang hidup dengan lebih baik.
Kita akan jarang mengeluh dan jarang merasa susah!
Malah sebaliknya, kita akan mampu berpikir positif
dan menjadi seorang manusia yang lebih baik.
************** RESOURCE BOX ********************
Anne Ahira adalah PENDIRI Asian Brain Internet Marketing Center,
Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA
dan Terbaik di Indonesia.
Murid Anne Ahira kini telah mencapai RIBUAN. Tersebar dari
Sabang sampai Merauke! Keberhasilan Anne Ahira di dunia
Internet Marketing telah banyak dipublikasikan oleh media masa.
Kunjungi situsnya sekarang juga: http://www.AsianBrain.com
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0zByc7BxM
Tetapkan Tujuan Hidup
** Asian Brain Newsletter - Think & Succeed! **
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
Untuk....
Alfian Susanto - Insan Manusia Yang Luar Biasa!
Apa kabar? :-)
Di bawah adalah artikel saya yang kedua.
Mudah-mudahan bermanfaat! :-)
Lusa, saya akan mengirimkan artikel Special
untuk Alfian, dengan judul:
"Kesendirian Tidak Selamanya Mematikan!"
So, cek terus email Alfian dari saya ya! :-)
Jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk email
kepada saya melalui admin@asianbrain.com atau
boleh SMS ke 081.320.6888.98
Salam,
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
-----------------------
Main Article :
-----------------------
"Tetapkan Tujuan Hidup"
Ditulis oleh: Anne Ahira
Alfian,
"Without goals, and plans to reach them, you are
like a ship that sail with no destination" --
(Fritzhugh Dodson)
Itulah perumpamaan bagi orang yang tidak punya
tujuan dalam hidupnya.
Banyak orang melakoni perannya, tapi tidak tahu
arah hidup yang ingin ditujunya. Mereka-reka hidup
adalah apa yang kemudian dilakukannya.
Bila sesuatu hal buruk terjadi, mereka akan berdalih
nasib tak berpihak padanya.
Tidak jarang seseorang baru menyadari tujuan
hidupnya pada usia tua. Sangat disayangkan memang.
Seringkali orang tidak berani melakukan perubahan
dalam hidupnya. Dia hanya menunggu, dan menunggu
adanya perubahan tersebut... hingga akhirnya tujuan
hidupnya tidak tercapai!
Sebenarnya, tidak masalah jika kita harus mengubah
tujuan hidup beberapa kali. Hal yg terpenting adalah
setiap saat kita mempunyai tujuan hidup yang ingin
dicapai.
Setidaknya kita tahu ke mana kita akan berjalan dan
strategi apa yang harus diambil.
4 Cara Yang Bisa Alfian Pakai Untuk Menetapkan
Tujuan Hidup:
1. Apa sebenarnya keinginan Alfian?
Tanyakan pada hati nurani, apa sebenarnya
keinginan Alfian untuk beberapa tahun ke depan?
Tidak ada salahnya Alfian bermimpi. Alfian
tidak perlu malu mengakuinya, lagipula, tokh tidak
ada biaya yang harus Alfian keluarkan untuk
sekedar bermimpi. ;-)
2. Kumpulkan informasi.
Dengan mengumpulkan informasi, Alfian
bisa lebih mudah mencapai tujuan yang diinginkan.
Jika ada orang lain yang sudah berhasil melakukan
yang Alfian inginkan, belajarlah dari mereka.
Lakukan apa yang mereka kerjakan!
3. Jangan diam.
Lakukan sesuatu dan secara terus menerus yang akan
membawa Alfian pada impian hidup yang diinginkan!
4. Tingkatkan kemampuan
Jika ada cara yang Alfian lakukan terbukti efektif
dan mendekatkan pada tujuan yang ingin dicapai,
maka alangkah baiknya jika Alfian berusaha untuk
meningkatkan kemampuan dan menambah kecepatan
kinerja agar tujuan hidup Alfian lebih cepat tercapai.
Jika keempat hal di atas Alfian lakukan secara terus
menerus tanpa lelah dan bosan, Insya-Allah Alfian
akan mendapatkan tujuan hidup yang diinginkan.
Alfian ibaratnya adalah seorang 'pemahat' atas
gambaran kehidupan Alfian sendiri. Dan seorang
pemahat yang baik akan selalu memiliki 'planning'
terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang
terbaik.
Dalam hal ini, Alfian pun hanya bisa sebesar dan
sebahagia sebagaimana tujuan yang telah Alfian
tentukan. Oleh sebab itu, pahatlah diri Alfian
sebaik-baiknya!
************** RESOURCE BOX ********************
Anne Ahira - PENDIRI Asian Brain Internet Marketing Center
Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA
dan Terbaik di Indonesia.
Keberhasilan Anne Ahira di dunia Internet Marketing telah
banyak dipublikasikan oleh media masa.
Ingin belajar Internet Marketing bersama Anne Ahira?
Kunjungi situsnya sekarang juga: http://www.AsianBrain.com
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0zByc7Jys
Jumlah Pembaca: 100,000 +
Anne Ahira - Publisher
--------------------------------------------------------------------------
Untuk....
Alfian Susanto - Insan Manusia Yang Luar Biasa!
Apa kabar? :-)
Di bawah adalah artikel saya yang kedua.
Mudah-mudahan bermanfaat! :-)
Lusa, saya akan mengirimkan artikel Special
untuk Alfian, dengan judul:
"Kesendirian Tidak Selamanya Mematikan!"
So, cek terus email Alfian dari saya ya! :-)
Jika ada pertanyaan, jangan sungkan untuk email
kepada saya melalui admin@asianbrain.com atau
boleh SMS ke 081.320.6888.98
Salam,
Anne Ahira
Asian Brain, CEO
http://www.AsianBrain.com
INTERNET MARKETING CENTER
-----------------------
Main Article :
-----------------------
"Tetapkan Tujuan Hidup"
Ditulis oleh: Anne Ahira
Alfian,
"Without goals, and plans to reach them, you are
like a ship that sail with no destination" --
(Fritzhugh Dodson)
Itulah perumpamaan bagi orang yang tidak punya
tujuan dalam hidupnya.
Banyak orang melakoni perannya, tapi tidak tahu
arah hidup yang ingin ditujunya. Mereka-reka hidup
adalah apa yang kemudian dilakukannya.
Bila sesuatu hal buruk terjadi, mereka akan berdalih
nasib tak berpihak padanya.
Tidak jarang seseorang baru menyadari tujuan
hidupnya pada usia tua. Sangat disayangkan memang.
Seringkali orang tidak berani melakukan perubahan
dalam hidupnya. Dia hanya menunggu, dan menunggu
adanya perubahan tersebut... hingga akhirnya tujuan
hidupnya tidak tercapai!
Sebenarnya, tidak masalah jika kita harus mengubah
tujuan hidup beberapa kali. Hal yg terpenting adalah
setiap saat kita mempunyai tujuan hidup yang ingin
dicapai.
Setidaknya kita tahu ke mana kita akan berjalan dan
strategi apa yang harus diambil.
4 Cara Yang Bisa Alfian Pakai Untuk Menetapkan
Tujuan Hidup:
1. Apa sebenarnya keinginan Alfian?
Tanyakan pada hati nurani, apa sebenarnya
keinginan Alfian untuk beberapa tahun ke depan?
Tidak ada salahnya Alfian bermimpi. Alfian
tidak perlu malu mengakuinya, lagipula, tokh tidak
ada biaya yang harus Alfian keluarkan untuk
sekedar bermimpi. ;-)
2. Kumpulkan informasi.
Dengan mengumpulkan informasi, Alfian
bisa lebih mudah mencapai tujuan yang diinginkan.
Jika ada orang lain yang sudah berhasil melakukan
yang Alfian inginkan, belajarlah dari mereka.
Lakukan apa yang mereka kerjakan!
3. Jangan diam.
Lakukan sesuatu dan secara terus menerus yang akan
membawa Alfian pada impian hidup yang diinginkan!
4. Tingkatkan kemampuan
Jika ada cara yang Alfian lakukan terbukti efektif
dan mendekatkan pada tujuan yang ingin dicapai,
maka alangkah baiknya jika Alfian berusaha untuk
meningkatkan kemampuan dan menambah kecepatan
kinerja agar tujuan hidup Alfian lebih cepat tercapai.
Jika keempat hal di atas Alfian lakukan secara terus
menerus tanpa lelah dan bosan, Insya-Allah Alfian
akan mendapatkan tujuan hidup yang diinginkan.
Alfian ibaratnya adalah seorang 'pemahat' atas
gambaran kehidupan Alfian sendiri. Dan seorang
pemahat yang baik akan selalu memiliki 'planning'
terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang
terbaik.
Dalam hal ini, Alfian pun hanya bisa sebesar dan
sebahagia sebagaimana tujuan yang telah Alfian
tentukan. Oleh sebab itu, pahatlah diri Alfian
sebaik-baiknya!
************** RESOURCE BOX ********************
Anne Ahira - PENDIRI Asian Brain Internet Marketing Center
Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA
dan Terbaik di Indonesia.
Keberhasilan Anne Ahira di dunia Internet Marketing telah
banyak dipublikasikan oleh media masa.
Ingin belajar Internet Marketing bersama Anne Ahira?
Kunjungi situsnya sekarang juga: http://www.AsianBrain.com
********************************************************
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0zByc7Jys
Personal dari Ahira
Untuk....
Alfian Susanto - Temanku Yang Luar Biasa!
Hari ini saya tidak menyuguhkan artikel, tapi
saya ingin berbagi cerita. Mudah-mudahan
dari pengalaman saya kali ini Alfian bisa
memetik sebuah pelajaran berharga.
Yuk kita mulai..! :-)
Alfian...
Sejak kecil saya selalu ingin berkelana...
Saya ingin terbang, tinggi, bebas, lepas,
seperti burung...
Lalu akhirnya dengan menjadi seorang
"Internet Marketer", saya bisa mendapatkan apa
yang saya inginkan, pergi melanglang buana,
ke banyak negara.
Nah, beberapa waktu yang lalu saya pergi
ke Korea, dan perjalanan saya ke Korea
menyisakan banyak kenangan yang ingin
saya ceritakan kepada Alfian.
Hari pertama waktu saya menginjakan kaki
di Seoul, saya berkata .."Kaki, hari ini kamu
jadi Raja. Saya akan mengikuti segala keinginanmu,
silakan kamu berjalan, ke mana pun kamu mau...
saya akan mengikutimu!".
Itu memang kata-kata yang sering saya
lontarkan setiap kali saya pergi ke luar negeri.
Berkomunikasi dengan kaki, memang konyol
kedengarannya, tapi saya tidak mengada-ada
bahwa yang sering terjadi malah hal yang
saya anggap luar biasa!
Saat saya memberi kaki keleluasaan untuk
membawa saya ke manapun dia mau, dan
TANPA PETA, dia sering membawa saya
ke tempat-tempat yang pernah saya impikan
dari dulu! Aneh? Tapi memang nyata!
Sepertinya kaki ini tahu apa keinginan
saya waktu dulu, dan dia menyimpannya
di 'memori kaki' hingga akhirnya dia
membawa saya ke sana!
Begitupun pada perjalanan kali ini...
Kaki saya telah membawa saya ke tempat
yang saya anggap luar biasa!
Kita 'flashback' dikit ya...! :-)
Ceritanya dulu Alfian, waktu kecil
saya senang sekali nonton film kung-fu. Saya
masih ingat dibelikan sepatu kung-fu oleh
mama saya dan selalu saya pakai setiap
hari tanpa mau dilepas! LOL ;-)
Waktu itu saya membayangkan kalau saya
adalah bagian dari sebuah kerajaan kuno,
dan tinggal di tempat Raja!
Setiapkali sebelum tidur, saya suka ngomong
sendiri 'cang cing cong' membayangkan saya
sedang ngobrol dengan sekumpulan prajurit
Raja dan saya adalah Ratu mereka atau salah
satu pendekar dari kerajaan mereka.
(mimpi saya memang kekencengan! haa.. ^_^)
Kembali ke masa sekarang...
Nah, hari pertama saat saya tiba di Seoul
Korea, saya memutuskan untuk jalan-jalan
sore. Sampai saya tiba di sebuah
persimpangan jalan....
Mata saya sebenarnya melirik ke sebelah
kanan, karena di sebrang sana terlihat ada
pameran dan kelihatannya cukup rame!
TAPI... ini kaki kok maunya mengajak saya
untuk terus berjalan ke arah yang
berlawanan (ke arah kiri)! Waktu saya
lihat, di sebelah kiri itu malah tidak
ada apa-apa! Kosong!
Tapi saya pikir saya tidak mau berkhianat.
Hari ini khan kaki menjadi Raja, jadi saya
ikuti saja keinginanan dia daripada
keinginan mata. Hehe..
Setelah berjalan beberapa saat, tiba-tiba
saya mendengar suara tetabuhan...
Dung...Dung...Dung...Dung.... dan suara itu
datangnya persis dari arah di mana kaki
saya mengajak saya untuk berjalan!
Dalam hati saya bertanya... "Mau mengajak
kemana kamu kaki?"
Saya ikuti suara itu, sesuai arah ke mana
kaki ingin berjalan! Semakin keras suara
tetabuhan itu terdengar, semakin kaki ini
mengajak saya untuk berlari.
Sampai akhirnya saya ada di tempat ini...
=> http://www.asianbrain.com/korea/korea/hira.jpg
Coba KLIK link di atas! Dan lihat fotonya!
Saya langsung terdiam, kaget, dan tercengang!
Tubuh saya tiba-tiba terasa gemetar dan saya
seperti melayang! Bagaimana kaki saya bisa membawa
saya ke tempat ini tanpa rencana, dan tanpa peta?
Kota Seoul itu sangat LUAS. Tapi bagaimana kaki
bisa mengajak saya untuk berjalan *pertama kali*
ke tempat yang satu ini..? Tempat yang
pernah saya impikan waktu saya kecil dulu, di
mana saya ingin berdiri di dekat sekumpulan
prajurit Raja!! Mimpi itu 'tlah menjadi kenyataan!
Dan saya pun menangis...
Saya menangis...sebagai tanda syukur kepada
Yang Maha Kuasa. Dia BEGITU mencintai saya.
Segala mimpi saya selalu Dia kabulkan.
Ya! Mimpi saya sekecil apapun, meski saya
harus menunggu selama 20 tahun, tapi Dia
mengabulkannya! Mengabulkannya...!
Untuk kebanyakan orang mungkin melihat
pemandangan itu merupakan hal biasa, tapi
bagi saya itu LUAR BIASA! Karena pemandangan
yang saya lihat waktu itu PERSIS sama
seperti yang ada dalam bayangan saya dulu!
Saya ingin memberi tahu Alfian...
Waktu kecil saya pernah menggunting sebuah
foto untuk kemudian saya perbanyak foto itu
dengan cara di foto copy, lalu saya tempelkan
foto tersebut pada gambar kota-kota di dunia.
Waktu kecil saya tidak bisa cetak foto karena
nggak punya uang, jadi mampunya cuma foto copy!
hehe..
Saya bilang kepada mama saya "Satu saat saya
akan keliling dunia".
Setiap orang yang masuk ke kamar saya waktu
itu pasti ketawa, karena mereka melihat foto
saya yang berbentuk foto copy nempel di
dimana-mana.
Ya, saya tempelkan satu per satu foto saya
pada gambar yang berbeda yaitu kota-kota
dunia yang saya ambil dari potongan kalender.
Setiap malam sebelum pergi tidur, saya selalu
pandangi gambar itu satu per satu. Mengkhayal
"Oh iya..ya.. saya tadi sudah dari sana".
Konyolnya, waktu kecil saya juga sering menulis
surat ke Kedutaan Besar setiap negara, minta
informasi tentang negara-negara mereka,
seolah-olah saya mau pergi ke negara mereka
bulan depannya!
"Tolong Pak, kirimkan segera informasi tentang
negara Anda, berikut peta-petanya ya! Karena saya
mau kesana" haha!
Secara logika, siapapun waktu itu mungkin
berfikir "Bagaimana bisa seorang Ahira keliling
dunia? Ibunya hanya seorang penjual pisang goreng
keliling, bapaknya buruh pabrik biasa yang juga
punya kerja tambahan sebagai sopir angkot"
Tapi Alfian percaya jika saya katakan
SEMUA kota/negara yang gambarnya pernah saya tempel
waktu dulu akhirnya semuanya bisa saya kunjungi!
Dan saya pergi bukan dapat ongkos dari orang
lain (spt ongkos dari pemerintah atau perusahaan),
melainkan dari hasil keringat & kerja keras sendiri.
Yaitu dari usaha saya menjalankan Internet Marketing.
Kalau dulu hanya angan-angan, sekarang saya
bisa pergi kapan pun dan ke manapun saya mau!
Setiap berkelana, saya selalu menginap di hotel
bintang 5, menikmati pemandangan yang luar biasa,
dan masih banyak lagi...!
Nah, anehnya, tidak jarang setiap kali saya pergi
ke suatu negara, saya sering punya perasaan
"Kayaknya saya pernah ada di sini deh?!"
Mungkin karena saya pernah memimpikannya dulu?
Entahlah... Yang jelas, saya memang tidak
pernah punya keraguan sedikitpun saat saya
bermimpi!
Saya selalu membiarkan mimpi saya mengalir
apa adanya, tidak pernah ada penolakan dalam
pikiran... hingga semua itu benar-benar datang
dan menjadi kenyataan!
Nah, pelajaran apa yang bisa Alfian ambil
dari pengalaman saya di atas?
Hari ini saya akan menuliskannya dalam satu
kalimat...
......."Masa depan adalah milik siapa yang
percaya pada keindahan mimpi mereka".
Semoga pengalaman saya bisa menjadi inspirasi
untuk Alfian! :-)
Salam hangat selalu,
dari temanmu...
Anne Ahira
AsianBrain.com, CEO
N.B.: Di bawah adalah beberapa foto perjalanan
saya selama di Korea:
=> http://www.asianbrain.com/korea
=> http://www.asianbrain.com/korea/foto2.php
Dan ini kebetulan ada satu video saya di YouTube
yang diupload oleh Staff saya waktu saya liburan
di Amerika:
=> http://www.youtube.com/watch?v=9vqAbqfQyQY
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LEzMHGycbA==
Alfian Susanto - Temanku Yang Luar Biasa!
Hari ini saya tidak menyuguhkan artikel, tapi
saya ingin berbagi cerita. Mudah-mudahan
dari pengalaman saya kali ini Alfian bisa
memetik sebuah pelajaran berharga.
Yuk kita mulai..! :-)
Alfian...
Sejak kecil saya selalu ingin berkelana...
Saya ingin terbang, tinggi, bebas, lepas,
seperti burung...
Lalu akhirnya dengan menjadi seorang
"Internet Marketer", saya bisa mendapatkan apa
yang saya inginkan, pergi melanglang buana,
ke banyak negara.
Nah, beberapa waktu yang lalu saya pergi
ke Korea, dan perjalanan saya ke Korea
menyisakan banyak kenangan yang ingin
saya ceritakan kepada Alfian.
Hari pertama waktu saya menginjakan kaki
di Seoul, saya berkata .."Kaki, hari ini kamu
jadi Raja. Saya akan mengikuti segala keinginanmu,
silakan kamu berjalan, ke mana pun kamu mau...
saya akan mengikutimu!".
Itu memang kata-kata yang sering saya
lontarkan setiap kali saya pergi ke luar negeri.
Berkomunikasi dengan kaki, memang konyol
kedengarannya, tapi saya tidak mengada-ada
bahwa yang sering terjadi malah hal yang
saya anggap luar biasa!
Saat saya memberi kaki keleluasaan untuk
membawa saya ke manapun dia mau, dan
TANPA PETA, dia sering membawa saya
ke tempat-tempat yang pernah saya impikan
dari dulu! Aneh? Tapi memang nyata!
Sepertinya kaki ini tahu apa keinginan
saya waktu dulu, dan dia menyimpannya
di 'memori kaki' hingga akhirnya dia
membawa saya ke sana!
Begitupun pada perjalanan kali ini...
Kaki saya telah membawa saya ke tempat
yang saya anggap luar biasa!
Kita 'flashback' dikit ya...! :-)
Ceritanya dulu Alfian, waktu kecil
saya senang sekali nonton film kung-fu. Saya
masih ingat dibelikan sepatu kung-fu oleh
mama saya dan selalu saya pakai setiap
hari tanpa mau dilepas! LOL ;-)
Waktu itu saya membayangkan kalau saya
adalah bagian dari sebuah kerajaan kuno,
dan tinggal di tempat Raja!
Setiapkali sebelum tidur, saya suka ngomong
sendiri 'cang cing cong' membayangkan saya
sedang ngobrol dengan sekumpulan prajurit
Raja dan saya adalah Ratu mereka atau salah
satu pendekar dari kerajaan mereka.
(mimpi saya memang kekencengan! haa.. ^_^)
Kembali ke masa sekarang...
Nah, hari pertama saat saya tiba di Seoul
Korea, saya memutuskan untuk jalan-jalan
sore. Sampai saya tiba di sebuah
persimpangan jalan....
Mata saya sebenarnya melirik ke sebelah
kanan, karena di sebrang sana terlihat ada
pameran dan kelihatannya cukup rame!
TAPI... ini kaki kok maunya mengajak saya
untuk terus berjalan ke arah yang
berlawanan (ke arah kiri)! Waktu saya
lihat, di sebelah kiri itu malah tidak
ada apa-apa! Kosong!
Tapi saya pikir saya tidak mau berkhianat.
Hari ini khan kaki menjadi Raja, jadi saya
ikuti saja keinginanan dia daripada
keinginan mata. Hehe..
Setelah berjalan beberapa saat, tiba-tiba
saya mendengar suara tetabuhan...
Dung...Dung...Dung...Dung.... dan suara itu
datangnya persis dari arah di mana kaki
saya mengajak saya untuk berjalan!
Dalam hati saya bertanya... "Mau mengajak
kemana kamu kaki?"
Saya ikuti suara itu, sesuai arah ke mana
kaki ingin berjalan! Semakin keras suara
tetabuhan itu terdengar, semakin kaki ini
mengajak saya untuk berlari.
Sampai akhirnya saya ada di tempat ini...
=> http://www.asianbrain.com/korea/korea/hira.jpg
Coba KLIK link di atas! Dan lihat fotonya!
Saya langsung terdiam, kaget, dan tercengang!
Tubuh saya tiba-tiba terasa gemetar dan saya
seperti melayang! Bagaimana kaki saya bisa membawa
saya ke tempat ini tanpa rencana, dan tanpa peta?
Kota Seoul itu sangat LUAS. Tapi bagaimana kaki
bisa mengajak saya untuk berjalan *pertama kali*
ke tempat yang satu ini..? Tempat yang
pernah saya impikan waktu saya kecil dulu, di
mana saya ingin berdiri di dekat sekumpulan
prajurit Raja!! Mimpi itu 'tlah menjadi kenyataan!
Dan saya pun menangis...
Saya menangis...sebagai tanda syukur kepada
Yang Maha Kuasa. Dia BEGITU mencintai saya.
Segala mimpi saya selalu Dia kabulkan.
Ya! Mimpi saya sekecil apapun, meski saya
harus menunggu selama 20 tahun, tapi Dia
mengabulkannya! Mengabulkannya...!
Untuk kebanyakan orang mungkin melihat
pemandangan itu merupakan hal biasa, tapi
bagi saya itu LUAR BIASA! Karena pemandangan
yang saya lihat waktu itu PERSIS sama
seperti yang ada dalam bayangan saya dulu!
Saya ingin memberi tahu Alfian...
Waktu kecil saya pernah menggunting sebuah
foto untuk kemudian saya perbanyak foto itu
dengan cara di foto copy, lalu saya tempelkan
foto tersebut pada gambar kota-kota di dunia.
Waktu kecil saya tidak bisa cetak foto karena
nggak punya uang, jadi mampunya cuma foto copy!
hehe..
Saya bilang kepada mama saya "Satu saat saya
akan keliling dunia".
Setiap orang yang masuk ke kamar saya waktu
itu pasti ketawa, karena mereka melihat foto
saya yang berbentuk foto copy nempel di
dimana-mana.
Ya, saya tempelkan satu per satu foto saya
pada gambar yang berbeda yaitu kota-kota
dunia yang saya ambil dari potongan kalender.
Setiap malam sebelum pergi tidur, saya selalu
pandangi gambar itu satu per satu. Mengkhayal
"Oh iya..ya.. saya tadi sudah dari sana".
Konyolnya, waktu kecil saya juga sering menulis
surat ke Kedutaan Besar setiap negara, minta
informasi tentang negara-negara mereka,
seolah-olah saya mau pergi ke negara mereka
bulan depannya!
"Tolong Pak, kirimkan segera informasi tentang
negara Anda, berikut peta-petanya ya! Karena saya
mau kesana" haha!
Secara logika, siapapun waktu itu mungkin
berfikir "Bagaimana bisa seorang Ahira keliling
dunia? Ibunya hanya seorang penjual pisang goreng
keliling, bapaknya buruh pabrik biasa yang juga
punya kerja tambahan sebagai sopir angkot"
Tapi Alfian percaya jika saya katakan
SEMUA kota/negara yang gambarnya pernah saya tempel
waktu dulu akhirnya semuanya bisa saya kunjungi!
Dan saya pergi bukan dapat ongkos dari orang
lain (spt ongkos dari pemerintah atau perusahaan),
melainkan dari hasil keringat & kerja keras sendiri.
Yaitu dari usaha saya menjalankan Internet Marketing.
Kalau dulu hanya angan-angan, sekarang saya
bisa pergi kapan pun dan ke manapun saya mau!
Setiap berkelana, saya selalu menginap di hotel
bintang 5, menikmati pemandangan yang luar biasa,
dan masih banyak lagi...!
Nah, anehnya, tidak jarang setiap kali saya pergi
ke suatu negara, saya sering punya perasaan
"Kayaknya saya pernah ada di sini deh?!"
Mungkin karena saya pernah memimpikannya dulu?
Entahlah... Yang jelas, saya memang tidak
pernah punya keraguan sedikitpun saat saya
bermimpi!
Saya selalu membiarkan mimpi saya mengalir
apa adanya, tidak pernah ada penolakan dalam
pikiran... hingga semua itu benar-benar datang
dan menjadi kenyataan!
Nah, pelajaran apa yang bisa Alfian ambil
dari pengalaman saya di atas?
Hari ini saya akan menuliskannya dalam satu
kalimat...
......."Masa depan adalah milik siapa yang
percaya pada keindahan mimpi mereka".
Semoga pengalaman saya bisa menjadi inspirasi
untuk Alfian! :-)
Salam hangat selalu,
dari temanmu...
Anne Ahira
AsianBrain.com, CEO
N.B.: Di bawah adalah beberapa foto perjalanan
saya selama di Korea:
=> http://www.asianbrain.com/korea
=> http://www.asianbrain.com/korea/foto2.php
Dan ini kebetulan ada satu video saya di YouTube
yang diupload oleh Staff saya waktu saya liburan
di Amerika:
=> http://www.youtube.com/watch?v=9vqAbqfQyQY
-------------------------------------------
PT. Asian Brain Internet Marketing Center
Jl. Bojong Sereh No. 668 Bandung 40376
Jawa Barat - INDONESIA
Tlp. (022) 5944-999, 5945-999, 5946-999
Fax (022) 5947-999
SMS: 081.320.6888.98
To unsubscribe or change subscriber options visit:
http://clients.asianbrainfollowup.com/z/r/?zExMTCwMtCzMbEwcLAystGa0LEzMHGycbA==
Bisnis Perlu Modal
Alfian,
Sudah siap untuk 15 menit informasi hari ini?
Hari ini saya akan membahas mengenai modal,
apakah benar semua bisnis memerlukan modal besar?
Silahkan simak di:
http://dbc-network.biz/belanja-bulanan?id=kesumaa
Di bagian bawah email ini juga saya sertakan FAQ produk yaa..
Cheers,
Dini Shanti
------------------------------
FAQ d'BC Network Untuk Alfian
d'BC Network diprakarsai oleh Dini Shanti dan Nadia Yuniardo
yang sudah bertahun-tahun menggeluti bisnis internet.
d'BC Network akan menyediakan training online,
yang berisi step by step bagaimana menjalankan bisnis Oriflame
secara online.
Para member juga nantinya akan diberikan website
untuk sarana promosi.
Di bawah ini saya kirimkan FAQ yang berhubungan dengan produk.
FAQ tentang sistem bisnis akan saya kirimkan
di email yang berbeda ya.
Memang rada panjang ya emailnya, coba di print dulu baru di baca..
Saya berusaha menjelaskan bisnis ini
secara detil tapi tetap mudah dimengerti.
Mengapa Oriflame?
Dari segi harga produk-produk Oriflame
bisa masuk ke pasar menengah ke bawah,
jenis produknya juga banyak yang kita pakai sehari-hari,
jadi dengan mengalihkan sebagian belanja bulanan kita
ke produk Oriflame sambil membangun network,
kita sudah bisa dapat penghasilan tambahan..
............FAQ..........
Di email ini saya akan menguraikan
beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan
calon distributor (FAQ) yang berhubungan
dengan produk-produk dan bisnis Oriflame.
Bila setelah membaca FAQ ini
ada yang ingin Alfian tanyakan,
Anda bisa menghubungi sponsor di atiekz_78@yahoo.com
Untuk melihat web dBC Network lagi
silahkan klik:
http://www.dbc-network.com/index.php?id=kesumaa
Jangan lupa cek bagian berita terbaru yaa,
kalau lagi ada promo, akan diinfokan di sini.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apa saja produk Oriflame?
A: Produk kami adalah aneka kosmetik,
perawatan badan, rambut dan wajah
yang hanya menggunakan bahan-bahan dan saripati alami.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apa yang menjadi kelebihan produk Oriflame
dengan produk lainnya?
A:
1. Tidak diujicobakan pada hewan.
2. Tidak menggunakan bahan-bahan
dari hewani kecuali beeswax dan lanolin.
3. Penggunaan bahan dan sari pati alami.
4. Dikembangkan di pabrik berteknologi tinggi
dibawah pengawasan mutu dan lingkungan yang ketat.
5. Kemasan dapat didaur ulang dan aman terhadap lingkungan.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Oriflame buatan mana?
A: Swedia
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apa saja dukungan dari Oriflame?
A: Untuk menjamin kelangsungan bisnis jangka panjang,
Oriflame menyediakan aneka kegiatan
untuk membantu anda mengembangkan jaringan,
seperti pertemuan mingguan, bulanan,
juga berbagai fasilitas pendukung lain seperti starter kit.
Selain itu, anda akan mendapatkan kemudahan melakukan
segala sesuatunya via internet dan fax
Seperti: Ada katalog produk online di www.oriflame.co.id
Melakukan belanja online via www.oriflame.co.id
Mendaftarkan downline baru via fax
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Dimana saya bisa mendapatkan produk-produk Oriflame?
A: Oriflame dipasarkan dengan sistem Mu.lti Le-vel Mar_keting.
Anda dapat mendapatkan produk ini dengan membeli ke saya.
Tetapi nanti bila Anda telah menjadi member,
Anda bisa belanja sendiri ke aneka kantor cabang Oriflame
yang ada di Indonesia atau melalui www.oriflame.co.id
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Bagaimana cara membayar pembelian produk?
A:
1. Anda dapat membayar melalui transfer bank ke rekening Oriflame.
2. Anda juga bisa membayar dengan sistem COD (Cash On Delivery).
Jika nanti Anda sudah menjadi member
dan akan belanja sendiri ke stockist,
Anda bisa juga membayar dengan kartu debit dan kartu kredit.
3. Cash saat pembelian di kantor cabang.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apakah pengiriman ke rumah/kantor dikenakan ongkos kirim?
A: *Pembelanjaan kurang dari Rp. 175,000,-
dikenakan biaya Rp. 6000,-
*Pembelanjaan min Rp. 250,000,- bebas ongkos kirim.
Kurang dari itu kena biaya Rp. 7500,-
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Bagaimana jika hanya ingin membeli produknya saja?
A: Tidak masalah. Anda bisa membeli produk tanpa menjadi member.
Anda dapat menghubungi saya untuk mendapatkan katalog terbaru.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Bagaimana cara pemesanan barang?
A:
1. Datang langsung ke kantor cabang Oriflame.
2. Melalui telpon.
3. Melalui fax
4. Pesan online melalui email atau website.
masing-masing kantor cabang dapat dilihat
informasinya di web www.oriflame.co.id
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Ok, Jika Anda sudah siap untuk bergabung, segera hubungi saya ya,
di {!custom sp_em_ail} atau telpon {!custom sp_telp}.
saya dan group d'BC Network siap membantu Anda!
http://www.dbc-network.com/index.php?id=kesumaa
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ2K&s=hL4Si&y=b&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Sudah siap untuk 15 menit informasi hari ini?
Hari ini saya akan membahas mengenai modal,
apakah benar semua bisnis memerlukan modal besar?
Silahkan simak di:
http://dbc-network.biz/belanja-bulanan?id=kesumaa
Di bagian bawah email ini juga saya sertakan FAQ produk yaa..
Cheers,
Dini Shanti
------------------------------
FAQ d'BC Network Untuk Alfian
d'BC Network diprakarsai oleh Dini Shanti dan Nadia Yuniardo
yang sudah bertahun-tahun menggeluti bisnis internet.
d'BC Network akan menyediakan training online,
yang berisi step by step bagaimana menjalankan bisnis Oriflame
secara online.
Para member juga nantinya akan diberikan website
untuk sarana promosi.
Di bawah ini saya kirimkan FAQ yang berhubungan dengan produk.
FAQ tentang sistem bisnis akan saya kirimkan
di email yang berbeda ya.
Memang rada panjang ya emailnya, coba di print dulu baru di baca..
Saya berusaha menjelaskan bisnis ini
secara detil tapi tetap mudah dimengerti.
Mengapa Oriflame?
Dari segi harga produk-produk Oriflame
bisa masuk ke pasar menengah ke bawah,
jenis produknya juga banyak yang kita pakai sehari-hari,
jadi dengan mengalihkan sebagian belanja bulanan kita
ke produk Oriflame sambil membangun network,
kita sudah bisa dapat penghasilan tambahan..
............FAQ..........
Di email ini saya akan menguraikan
beberapa pertanyaan yang paling sering ditanyakan
calon distributor (FAQ) yang berhubungan
dengan produk-produk dan bisnis Oriflame.
Bila setelah membaca FAQ ini
ada yang ingin Alfian tanyakan,
Anda bisa menghubungi sponsor di atiekz_78@yahoo.com
Untuk melihat web dBC Network lagi
silahkan klik:
http://www.dbc-network.com/index.php?id=kesumaa
Jangan lupa cek bagian berita terbaru yaa,
kalau lagi ada promo, akan diinfokan di sini.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apa saja produk Oriflame?
A: Produk kami adalah aneka kosmetik,
perawatan badan, rambut dan wajah
yang hanya menggunakan bahan-bahan dan saripati alami.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apa yang menjadi kelebihan produk Oriflame
dengan produk lainnya?
A:
1. Tidak diujicobakan pada hewan.
2. Tidak menggunakan bahan-bahan
dari hewani kecuali beeswax dan lanolin.
3. Penggunaan bahan dan sari pati alami.
4. Dikembangkan di pabrik berteknologi tinggi
dibawah pengawasan mutu dan lingkungan yang ketat.
5. Kemasan dapat didaur ulang dan aman terhadap lingkungan.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Oriflame buatan mana?
A: Swedia
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apa saja dukungan dari Oriflame?
A: Untuk menjamin kelangsungan bisnis jangka panjang,
Oriflame menyediakan aneka kegiatan
untuk membantu anda mengembangkan jaringan,
seperti pertemuan mingguan, bulanan,
juga berbagai fasilitas pendukung lain seperti starter kit.
Selain itu, anda akan mendapatkan kemudahan melakukan
segala sesuatunya via internet dan fax
Seperti: Ada katalog produk online di www.oriflame.co.id
Melakukan belanja online via www.oriflame.co.id
Mendaftarkan downline baru via fax
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Dimana saya bisa mendapatkan produk-produk Oriflame?
A: Oriflame dipasarkan dengan sistem Mu.lti Le-vel Mar_keting.
Anda dapat mendapatkan produk ini dengan membeli ke saya.
Tetapi nanti bila Anda telah menjadi member,
Anda bisa belanja sendiri ke aneka kantor cabang Oriflame
yang ada di Indonesia atau melalui www.oriflame.co.id
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Bagaimana cara membayar pembelian produk?
A:
1. Anda dapat membayar melalui transfer bank ke rekening Oriflame.
2. Anda juga bisa membayar dengan sistem COD (Cash On Delivery).
Jika nanti Anda sudah menjadi member
dan akan belanja sendiri ke stockist,
Anda bisa juga membayar dengan kartu debit dan kartu kredit.
3. Cash saat pembelian di kantor cabang.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Apakah pengiriman ke rumah/kantor dikenakan ongkos kirim?
A: *Pembelanjaan kurang dari Rp. 175,000,-
dikenakan biaya Rp. 6000,-
*Pembelanjaan min Rp. 250,000,- bebas ongkos kirim.
Kurang dari itu kena biaya Rp. 7500,-
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Bagaimana jika hanya ingin membeli produknya saja?
A: Tidak masalah. Anda bisa membeli produk tanpa menjadi member.
Anda dapat menghubungi saya untuk mendapatkan katalog terbaru.
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Q: Bagaimana cara pemesanan barang?
A:
1. Datang langsung ke kantor cabang Oriflame.
2. Melalui telpon.
3. Melalui fax
4. Pesan online melalui email atau website.
masing-masing kantor cabang dapat dilihat
informasinya di web www.oriflame.co.id
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
Ok, Jika Anda sudah siap untuk bergabung, segera hubungi saya ya,
di {!custom sp_em_ail} atau telpon {!custom sp_telp}.
saya dan group d'BC Network siap membantu Anda!
http://www.dbc-network.com/index.php?id=kesumaa
~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~*~~
theBusinessChain, jl Berlian II/77, jakarta selatan, jakarta 12430, Indonesia
--
To unsubscribe visit:
http://getresponse.com/unsubscribe.html?x=a62b&m=CZ2K&s=hL4Si&y=b&
To change your contact details visit:
http://getresponse.com/change_details.html?x=a62b&s=hL4Si&y=i&
Selasa, 13 Oktober 2009
Cinta Pertama Dan Terakhir
sebelumnya tak ada yang mampu
mengajakku untuk bertahan
di kala sedih
sebelumnya ku ikat hatiku
hanya untuk aku seorang
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian
reff:
kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini
aku tak mengerti
akankah sama jadinya
bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkanku
kau cinta pertama dan terakhirku
sebelumnya tak mudah bagiku
tertawa sendiri di kehidupan
yang kelam ini
sebelumnya rasanya tak perlu
membagi kisahku saat ada yang mengerti
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian
repeat reff
bila suatu saat kau harus pergi
jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik
karena senyummu menyadarkanku
kaulah cinta pertama dan terakhirku
repeat reff
mengajakku untuk bertahan
di kala sedih
sebelumnya ku ikat hatiku
hanya untuk aku seorang
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian
reff:
kau buat aku bertanya
kau buat aku mencari
tentang rasa ini
aku tak mengerti
akankah sama jadinya
bila bukan kamu
lalu senyummu menyadarkanku
kau cinta pertama dan terakhirku
sebelumnya tak mudah bagiku
tertawa sendiri di kehidupan
yang kelam ini
sebelumnya rasanya tak perlu
membagi kisahku saat ada yang mengerti
sekarang kau di sini hilang rasanya
semua bimbang tangis kesepian
repeat reff
bila suatu saat kau harus pergi
jangan paksa aku tuk cari yang lebih baik
karena senyummu menyadarkanku
kaulah cinta pertama dan terakhirku
repeat reff
Separuh Jiwaku Pergi
Separuh Jiwaku Pergi
Memang indah semua
Tapi berakhir luka
Reff:
Benar ku mencintaimu
Tapi tak begini
Kau khianati hati ini
Kau curangi aku
Kau bilang tak pernah bahagia
Selama dengan aku
Itu ucap bibirmu
Kau dustakan semua
Yang kita bina
Kau hancurkan semua
Memang indah semua
Tapi berakhir luka
Reff:
Benar ku mencintaimu
Tapi tak begini
Kau khianati hati ini
Kau curangi aku
Kau bilang tak pernah bahagia
Selama dengan aku
Itu ucap bibirmu
Kau dustakan semua
Yang kita bina
Kau hancurkan semua
Jangan Menyerah
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Back to Reff 1
Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa
Back to Reff 1
Back to Reff 2
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi
Reff 1:
Syukuri apa yang ada
Hidup adalah anugerah
Tetap jalani hidup ini
Melakukan yang terbaik
Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi
Back to Reff 1
Reff 2:
Tuhan pasti kan menunjukkan
Kebesaran dan kuasanya
Bagi hambanya yang sabar
Dan tak kenal Putus asa
Back to Reff 1
Back to Reff 2
Senin, 12 Oktober 2009
Kuasai Kecerdasan Emosi Anda
Sebelum saya menyuguhkan artikel, saya
ingin berbagi dulu cerita. Intermezo
dikit ya! Biar tidak bosan! :-)
Begini ceritanya..
Gara-gara nama saya, banyak orang
berpikir saya orang Jepang atau ada
keturunan Jepang. Mungkin pun
pernah berpikir demikian.
Pertanyaan itu sering terjadi sejak
saya masih duduk di bangku sekolah dan
sampai sekarang!
Nama saya memang, tapi saya bukan
orang Jepang, meskipun wajah saya
agak-agak mirip Shasimi! ^_^
Nama 'Ahira' itu sebenarnya diambil
dari kata 'terAKHIR'.
Ceritanya ibu saya 'kapok' saat
melahirkan saya. Kalau bayi normal khan
biasa tinggal di perut Ibu itu 9 bulan,
kalau saya tinggal di perut Mama lebih
dari 12 bulan! :-(
Nah, mungkin dari sana mamaku tidak mau
punya anak lagi, dan dia memutuskan
"INI anak terakhir", sampai beliau
akhirnya memberi saya nama Anne AHIRa. :-)
Tapi kenyataannya tahun depannya kok
saya punya adik lagi ya?! ^_^
So, saudara saya jadi ada 2. Yg pertama
namanya Anna, saya Ahira, dan adik saya
Asri.
Saya selalu protes sama Mama, harusnya
dia memberi nama Kakak saya "Awala(n)",
saya "Sisipa(n)" & adik saya "Ahira(n)" ^_^
Begitu ceritanya.... jadi
sekarang tahu kalau saya bukan dan
tidak ada turunan dari Jepang. Cuma
wajah saja mungkin yaa sedikit mirip
tahu Jepang! :-p
Saya sebenarnya asli dari Banjaran.
Banjaran itu sebuah Kampung di daerah
Bandung Selatan. (kayaknya nggak ada di
peta deh!) maka tidak jarang teman saya
bilang, rumah Ahira itu letaknya di
Bandung Coret! hehe
Dan memang, dari 10 orang teman / tamu
yang mau berkunjung ke rumah saya, 9 di
antaranya pasti nyasar! Yang satu nggak
nyasar, karena dia tetangga saya.. lol
Oce, sekian intermezonya, di bawah
adalah artikel saya yang kelima!
Selamat membaca! :-)
ingin berbagi dulu cerita. Intermezo
dikit ya! Biar tidak bosan! :-)
Begini ceritanya..
Gara-gara nama saya, banyak orang
berpikir saya orang Jepang atau ada
keturunan Jepang. Mungkin pun
pernah berpikir demikian.
Pertanyaan itu sering terjadi sejak
saya masih duduk di bangku sekolah dan
sampai sekarang!
Nama saya memang, tapi saya bukan
orang Jepang, meskipun wajah saya
agak-agak mirip Shasimi! ^_^
Nama 'Ahira' itu sebenarnya diambil
dari kata 'terAKHIR'.
Ceritanya ibu saya 'kapok' saat
melahirkan saya. Kalau bayi normal khan
biasa tinggal di perut Ibu itu 9 bulan,
kalau saya tinggal di perut Mama lebih
dari 12 bulan! :-(
Nah, mungkin dari sana mamaku tidak mau
punya anak lagi, dan dia memutuskan
"INI anak terakhir", sampai beliau
akhirnya memberi saya nama Anne AHIRa. :-)
Tapi kenyataannya tahun depannya kok
saya punya adik lagi ya?! ^_^
So, saudara saya jadi ada 2. Yg pertama
namanya Anna, saya Ahira, dan adik saya
Asri.
Saya selalu protes sama Mama, harusnya
dia memberi nama Kakak saya "Awala(n)",
saya "Sisipa(n)" & adik saya "Ahira(n)" ^_^
Begitu ceritanya.... jadi
sekarang tahu kalau saya bukan dan
tidak ada turunan dari Jepang. Cuma
wajah saja mungkin yaa sedikit mirip
tahu Jepang! :-p
Saya sebenarnya asli dari Banjaran.
Banjaran itu sebuah Kampung di daerah
Bandung Selatan. (kayaknya nggak ada di
peta deh!) maka tidak jarang teman saya
bilang, rumah Ahira itu letaknya di
Bandung Coret! hehe
Dan memang, dari 10 orang teman / tamu
yang mau berkunjung ke rumah saya, 9 di
antaranya pasti nyasar! Yang satu nggak
nyasar, karena dia tetangga saya.. lol
Oce, sekian intermezonya, di bawah
adalah artikel saya yang kelima!
Selamat membaca! :-)
Langganan:
Postingan (Atom)